Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 31/05/2021, 18:41 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sepeda motor mendahului mobil merupakan manuver biasa di jalan raya. Tapi walau demikian menyalip mobil tetap bisa sembarangan karena bisa berisiko.

Seperti video yang diunggah akun Instagram, Dashcam Owners Indonesia, video itu memperlihatkan ibu-ibu yang langsung mengerem dan berhenti di bahu jalan usai menyalip mobil.

Baca juga: Cara Beli Helm secara Online agar Tidak Salah Ukuran

Dalam penjelasan di postingan tersebut, si ibu disebut mengerem karena mendengar panggilan kawannya. Tindakan seperti itu jelas berbahaya, sebab bisa saja ditabrak mobil dari belakang.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Dash Cam Owners Indonesia (@dashcam_owners_indonesia)

Head of Safety Riding Promotion Wahana, main diler motor Honda Jakarta-Tangerang, Agus Sani, mengatakan, jangan langsung memelankan motor usai menyalip kendaraan.

"Setelah berhasil melewati kendaraan lain tambah kecepatan agar posisi kita tetap aman, jangan mendahului kendaraan apabila kita tidak dapat melihat situasi di depan kendaraan yang akan dilewati," katanya kepada Kompas.com, belum lama ini.

Agus mengatakan, ada beberapa hal yang mesti dilakukan pengendara motor saat menyalip kendaraan di depannya.

Baca juga: Jangan Panik, Ini Cara Atasi Oversteer dan Understeer

"Pertama jaga jarak dengan kendaraan yang akan kita lewati, kedua lihat situasi jalan di bagian depan kendaraan apakah aman untuk kita bisa melewatinya," kata Agus.

Naik motor saat musim hujan Foto: Yamaha Naik motor saat musim hujan

Ketiga katanya, nyalakan lampu sein dan klakson untuk memberi isyarat kepada kendaraan yang akan kita lewati dan lihat sisi kanan kendaraan untuk meminimalisir area blindspot.

Keempat gunakan gigi rendah agar saat kita menarik gas bisa lebih cepat untuk melewati kendaraan lain.

Kemudian jangan langsung memotong jalan kendaran lain setelah menyalip, apalagi dengan kecepatan rendah karena akan mengagetkan pengendara di belakangnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.