Jangan Panik, Ini Cara Atasi Oversteer dan Understeer

Kompas.com - 31/05/2021, 10:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketika mengemudi baik kendaraan pribadi seperti mobil ataupun kendaraan niaga seperti truk, kondisi kehilangan kendali di jalan yang licin kadang terjadi.

Hilang kendali atau ban yang selip saat melintasi jalan licin umumnya terjadi akibat ban kehilangan traksi pada permukaan jalan.

Untuk kendaraan dengan penggerak roda depan, saat roda depan selip akan mengalami understeer. Ketika setir sudah dibelokkan, kendaraan tetap berjalan lurus mengikuti momentum. Dapat dikatakan kendaraan kebablasan tidak bisa mengikuti jalur yang berbelok.

Baca juga: Nyicil Beli Ban Mobil, Dahulukan buat Ban Belakang

Sementara oversteer merupakan kondisi dimana ban belakang yang kehilangan traksi sehingga terasa ingin mengejar roda depan. Akibatnya posisi kendaraan jadi miring. Pada jalur yang berbelok, kendaraan berbelok terlalu dalam.

Lantas bagaimana sikap pengemudi yang disarankan saat mengalami understeer atau oversteer agar tetap aman dan tidak mengalami kecelakaan yang berdampak parah?

Sebuah bus pariwisata dari arah Bandung menuju Pangandaran terjun ke jurang tanjakan Gentong Atas akibat tergelincir jalan licin, Selasa (15/12/2020).KOMPAS.com/IRWAN NUGRAHA Sebuah bus pariwisata dari arah Bandung menuju Pangandaran terjun ke jurang tanjakan Gentong Atas akibat tergelincir jalan licin, Selasa (15/12/2020).

Ahmad Wildan selaku Senior Investigator Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melalui materi bimbingan teknisnya, Sabtu (29/5/2021), telah menjelaskan langkah-langkah yang bisa dilakukan pengemudi saat mengalami understeer atau oversteer.

Baca juga: Bahaya Menggunakan Lampu Hazard pada Saat Hujan

Wildan menyarankan agar pengemudi tidak mudah panik dan berusaha tetap tenang mengendalikan kemudi. Kepanikan akan membuat pengemudi tidak bisa berpikir jernih untuk mengambil tindakan.

Jangan pula mengerem secara mendadak. Mengerem secara mendadak bisa memperparah kondisi karena pengemudi makin kehilangan kontrol pada setir. Pun hal yang sama akan terjadi jika menambah putaran pada setir. Kurangi kecepatan secara bertahap dan pelan-pelan.

Jika kendaraan tetap sulit dikontrol, maka cara terakhir adalah arahkan kendaraan di area yang aman dengan permukaan lunak, contohnya seperti area berpasir. Dengan begitu, lambat laun gerakan kendaraan dapat berhenti.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.