Permasalahan Ban Aus, Bikin Pebalap MotoGP Melambat

Kompas.com - 20/05/2021, 19:01 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam balapan apapun termasuk balap motor MotoGP, pebalap seringkali tidak bisa tampil maksimal di akhir lomba karena bannya habis.

Ada penjelasan mengapa ban yang sudah aus membuat pengendara tidak bisa cepat. Padahal kalau diperhatikan ban balap tipe slick juga sebenarnya botak alias tanpa alur.

Baca juga: Jangan Meleng, Naik Motor Butuh Konsentrasi Penuh

"Ban balap dan ban slick tanpa alur memiliki berbagai faktor teknis yang tidak dapat dijelaskan dengan mudah, namun ada penjelasan garis besarnya," tulis Ride Hi dikutip Kamis (20/5/2021).

Pebalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, saat menjalani sesi pemanasan sebelum balapan MotoGP Qatar 2021 di Sirkuit Losail, Minggu (28/3/2021). AFP/KARIM JAAFAR Pebalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, saat menjalani sesi pemanasan sebelum balapan MotoGP Qatar 2021 di Sirkuit Losail, Minggu (28/3/2021).

"Ban yang aus tidak dapat mencengkeram (dengan baik) karena lapisan karet pada tapak yang bersentuhan dengan permukaan jalan menjadi tipis," tulisnya.

"Tentu saja daya cengkeram ban didasarkan pada kekuatan rekat karet yang umumnya disebut kompon, namun kenyataannya, performa redaman (ban) justru lebih penting," katanya.

Kompon ban baik itu lunak, medium atau keras memang berpengaruh pada daya gesek ban ke aspal. Tapi ada hal yang juga tak kalah penting yaitu tingkat redaman ban.

"Dengan kata lain, saat ban akan slip, penting untuk memiliki karakteristik redaman yang mencegahnya slip sekaligus. Sifat ini diperoleh dengan cara melenturkan lapisan karet," katanya.

Baca juga: Jumlah Penumpang Transportasi Umum Kembali Naik Usai Larangan Mudik

"Sehingga pada saat ban aus dan tipis tidak ada ruang untuk (ban) melentur sedikit demi sedikit, dan saat (permukaannya) tipis sampai kehilangan ketebalannya, tiba-tiba jadi licin," katanya.

Jack Miller beraksi di Sirkuit Losail, Qatar, untuk MotoGP 2021Dok. @jackmilleraus Jack Miller beraksi di Sirkuit Losail, Qatar, untuk MotoGP 2021

Karena itu, tulis Ride Hi, dalam balapan, pebalap butuh ban yang dapat menjaga performa grip selama jangka waktu tertentu.

Lantas buat saja ban yang lebih tebal sehingga tidak mudah aus?

"Jika terlalu tebal, gaya cengkeraman akan selalu berubah, sehingga sangat sulit untuk dikendarai. Dalam balapan, penting untuk mempertahankan tingkat performa cengkeraman tertentu," katanya.

"Tentu saja jika performa cengkeraman rendah sulit mendapat waktu yang baik. Dalam hal ini, grip terbaik diperoleh untuk jangka waktu tertentu atau lebih," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Ride Hi


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.