Jumlah Penumpang Transportasi Umum Kembali Naik Usai Larangan Mudik

Kompas.com - 20/05/2021, 11:12 WIB
Sejumlah penumpang bus tengah bersiap untuk menaiki salah satu layanan bus dari Terminal Poris Plawad, Minggu (11/4/2021). KOMPAS.com/MUHAMMAD NAUFALSejumlah penumpang bus tengah bersiap untuk menaiki salah satu layanan bus dari Terminal Poris Plawad, Minggu (11/4/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com – Berakhirnya periode larangan mudik pada 6-17 Mei 2021, kembali meningkatkan jumlah penumpang transportasi umum, khususnya di sektor angkutan darat.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat pada Selasa (18/5/2021), ada 279.000 penumpang angkutan umum.

Angka ini meningkat 191,6 persen dibandingkan pada 17 Mei 2021, atau hari terakhir masa larangan mudik dengan jumlah sekitar 95.000 penumpang.

“Peningkatan jumlah penumpang terbanyak adalah angkutan udara di mana kenaikannya mencapai 721 persen,” ujar Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati, dalam keterangan tertulis (19/5/2021).

Baca juga: Ini Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Mobil Matik Jalan Menanjak

Ilustrasi penyeberangan di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur.Kompas.com/ Imam Rosidin Ilustrasi penyeberangan di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur.

“Kemudian disusul angkutan kereta api dengan kenaikan sebesar 454 persen, angkutan jalan naik 175 persen, angkutan penyeberangan naik 52,6 persen, dan angkutan laut naik 1,73 persen,” kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Adita, meningkatnya jumlah penumpang transportasi umum disebabkan karena tak lagi dibutuhkannya persyaratan perjalanan bagi mereka yang dikecualikan.

Misalnya pada masa larangan mudik, seorang yang ingin pergi keluar kota harus memiliki surat tugas dari pimpinan instansi/perusahaan untuk kepentingan bekerja/dinas atau surat dari kepala desa untuk kepentingan mendesak.

Baca juga: Ini Perbedaan Sanksi Pengendara Tidak Membawa SIM dan Tak Memiliki SIM

Petugas Kepolisian Resor Purbalingga menggelar rapid tes antigen gratis bagi para penumpang bus di Terminal Purbalingga dan Bobotsari, Selasa (18/5/2021).KOMPAS.COM/Dok Humas Polres Purbalingga Petugas Kepolisian Resor Purbalingga menggelar rapid tes antigen gratis bagi para penumpang bus di Terminal Purbalingga dan Bobotsari, Selasa (18/5/2021).

“Meskipun ada lonjakan penumpang di masa pengetatan, penanganan penumpang di simpul-simpul transportasi tetap berjalan baik dan protokol kesehatan tetap dijalankan sesuai ketentuan,” ucap Adita.

Dalam rangka mengantisipasi lonjakan penumpang paska lebaran ini, Kemenhub bersama stakeholder terkait telah melakukan sejumlah upaya yaitu dengan pengetatan protokol kesehatan.

Upaya Kemenhub dilakukan dengan tes acak Rapid Antigen di sejumlah titik, diantaranya di Tol Jakarta-Cikampek KM 34, Kedung Waringin, Bekasi, dan Balonggandu, Karawang, bagi kendaraan pribadi (roda empat dan roda dua).

“Upaya pengecekan tes rapid antigen secara acak dilakukan secara masif untuk membantu mencegah terjadinya peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia paska lebaran,” kata Adita.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X