Masa Larangan Mudik, 7.396 Kendaraan Diperiksa di Pos Penyekatan Solo

Kompas.com - 18/05/2021, 18:21 WIB
Petugas memeriksa kelengkapan dokumen kendaraan sebelum masuk ke kota Solo, Jawa Tengah Arif NugrahadiPetugas memeriksa kelengkapan dokumen kendaraan sebelum masuk ke kota Solo, Jawa Tengah
|

SOLO, KOMPAS.com - Operasi penyekatan di Solo, Jawa Tengah dilakukan sebagai screening awal terhadap kendaraan luar kota yang akan masuk ke kota Solo. Setelah masa larangan mudik yang berakhir 17 Mei, penyekatan masih akan dilakukan sampai tanggal 24 Mei 2021.

Penyekatan dilakukan terkait adanya addendum Surat Edaran Satgas Covid-19. Aturan tersebut dibuat untuk menambah pengetatan perjalanan yang dilaksanakan satu minggu sebelum dan sesudah masa larangan mudik lebaran. 

Baca juga: Larangan Mudik Berakhir, Ini Syarat Wajib Perjalanan Keluar Kota

Tujuannya, dengan adanya penyekatan maka lonjakan kasus Covid-19 akibat perjalanan mudik dapat dikendalikan.

Terdapat lima pos pengamanan yang sekaligus mejadi pos peyekatan di Solo, yakni di Simpang Faroka, Tugu Makutho, Banyuanyar, Simpang Joglo, dan Jurug.

Sejak diberlakukannya penyekatan, petugas kepolisian terus berjibaku membendung pemudik maupun wisatawan yang melintasi kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat.KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSAN Sejak diberlakukannya penyekatan, petugas kepolisian terus berjibaku membendung pemudik maupun wisatawan yang melintasi kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam operasi penyekatan yang dilakukan selama larangan mudik, terdapat 7.396 kendaraan diperiksa di pos penyekatan kota Solo.

Dari 7.396 kendaraan tersebut terdapat 219 kendaraan dengan 515 pemudik yang diminta untuk putar balik karena tidak memiliki syarat perjalanan lengkap.

Baca juga: Mitsubishi Luncurkan Pajero Final Edition, Dijual Mulai Rp 600 Jutaan

Pos penyekatan di Solo juga memberlakukan tes rapid secara acak bagi pengendara dari luar kota yang masuk ke kota Solo. Hasilnya, ada 252 pengguna jalan yang melakukan tes rapid dengan hasil negatif untuk keseluruhan.

Kasatlantas Polresta Surakarta, Kompol Adhytiawarman Gautama Putra mengatakan, penyekatan pemudik masih akan dilakukan sesuai dengan aturan yang diberlakukan oleh pemerintah sampai dengan tanggal 24 Mei 2021.

 Suasana di Posko Penyekatan Mudik Cibiru, Bandung, Jumat (7/5/2021).KOMPAS.com/RENI SUSANTI Suasana di Posko Penyekatan Mudik Cibiru, Bandung, Jumat (7/5/2021).

"Operasi penyekatan masih akan tetap dilakukan di lima titik, kita akan menggantinya ke giat KRYD (Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan). Tetapi akan tetap sama giatnya," kata Adhytia saat dihubungi Kompas.com, Selasa (18/5/2021).

Baca juga: Larangan Mudik Selesai, Menhub Tegaskan Pengetatan Perjalanan Dimulai

Operasi penyekatan yang dilakukan pasca lebaran masih akan tetap dilaksanakan terutama bagi kendaraan luar kota yang akan masuk ke kota Solo.

Pengendara diwajibkan untuk membawa surat hasil negatif Covid-19 untuk dapat melintas di Solo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.