Kompas.com - 18/05/2021, 10:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Video viral di media sosial memperlihatkan sepeda motor memakai knalpot brong atau knalpot modifikasi menyerupai corong besar.

Selain suara yang dihasilkan sangat berisik. Knalpot tersebut juga mengeluarkan api. Seperti knalpot-knalpot motor besar atau mobil sport yang mengeluarkan api.

Baca juga: Motor Masuk Jalur Cepat Tiba-tiba, Salah Satu Potensi Kecelakaan

Akun Instagram Agoez Bandz4, yang mengunggah video tidak menjelaskan lokasi dan waktu kejadian. Tapi di seksi kolom komentar ada indikasi kejadian ini terjadi di Madura.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Agoez Bandz Official (@agoez_bandz4)

Untuk diketahui kepolisian sedang giat merazia knalpot racing bersuara bising. Tak sedikit yang terkena razia ialah knalpot yang dijual resmi.

Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu mengatakan, orang yang geber-geber motor pakai knalpot racing ialah orang yang kurang tanggung jawab.

"Kalau sekarang masyarakat marah, kita lihat ialah bentuk keresahan masyarakat. Sebab orang yang geber-geber itu sudah miskin empati dan itu menimbulkan pelanggaran lain," katanya kepada Kompas.com belum lama ini.

Baca juga: Marquez Frustrasi Jatuh Dua Kali di GP Perancis

Knalpot brongFoto: Tangkapan layar Knalpot brong

"Perilaku semacam itu menunjukkan bahwa sebagian perilaku kurangnya empati kita dengan sesama. Tapi itu pun hanya sebagian kesalahan perilaku," katanya.

Jusri menyebut geber-geber pakai knalpot racing hanya salah satu bentuk kurangnya empati. Selain itu banyak juga hal lainnya yang sering terjadi di jalan raya.

"Contoh orang yang tidak punya empati ialah yang berhenti di zebra cross, melewati lampu merah, memasuki jalur busway, atau menggunakan sirine yang tidak semestinya," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.