Motor Masuk Jalur Cepat Tiba-tiba, Salah Satu Potensi Kecelakaan

Kompas.com - 17/05/2021, 19:41 WIB
Kecelakaan sepeda motor dengan mobil Foto: Tangkapan layarKecelakaan sepeda motor dengan mobil
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Video kecelakaan antara sepeda motor dan mobil tersebar di dunia maya. Disinyalir motor bersinggungan mobil saat masuk jalur cepat.

Dalam video yang diunggah akun Dash Cam Owner Indonesia, tak sedikit netizen yang menyuarakan bahwa kecelakaan tersebut atau yang serupa seperti itu kerap terjadi.

Baca juga: Cegah Penyebaran Virus, Bersihkan Interior Mobil Usai Liburan

Skemanya ialah motor masuk jalur cepat karena ingin putar balik atau tujuan lain, tapi karena kurang waspada terjadi kecelakaan atau nyaris mencelakakan pengemudi lain.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Dash Cam Owners Indonesia (@dashcam_owners_indonesia)

Meski belum diketahui pasti mengenai kecelakaan dalam kasus di atas, ada hal yang patut diingat saat berkendara yaitu kesalahan pemotor saat ingin belok atau pindah jalur.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Head of Safety Riding Wahana, Agus Sani, mengatakan, kembali mengingatkan meski terkesan remeh tak sedikit pengendara motor yang kurang awas saat akan belok.

“Jika ingin belok, pertama yaitu menyalakan lampu sein ke arah yang dituju. Perhatikan kendaraan di sekitar melalui spion, kemudian menoleh untuk cek blind spot, usahakan untuk tidak terlalu mepet dengan kendaraan lain,” kata Agus kepada Kompas.com, belum lama ini.

Agus mengatakan, melihat spion, menoleh dan mengecek kondisi belakang bukan hal yang bisa disepelekan dalam berkendara di jalan raya.

Banyak orang yang langsung belok atau pindah jalur sehingga menggunting jalur orang lain. Hal ini tentu berbahaya karena bisa celaka.

Baca juga: Daftar Tarif Bus AKAP Jakarta – Surabaya, Mulai Rp 200.000-an

Safety Riding Lab Foto: AHM Safety Riding Lab

Selain itu yang tak kalah penting ialah menyalakan lampu sein. Pasalnya, lampu sein merupakan alat komunikasi antar kendaraan dan penanda untuk belok.

Agus mengatakan jangan memaksa belok atau pindah jalur jika kondisinya belum memungkinkan. Kemudian jangan memaksa belok kalau ada kendaraan di samping.

“Harus sabar ketika berkendara karena keselamatan yang utama. Jangan memaksakan agar tidak terjadi tabrakan atau menyerempet dengan kendaraan lain,” kata Agus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.