Remaja Asik Joget Sambil Nyetir, Berujung Mobil Cemplung ke Danau

Kompas.com - 18/05/2021, 08:42 WIB
Beredar video di media sosial sebuah mobil yang nyemplung ke sungai akibat sang pengemudi asyik berjoget saat mengemudi. instagram.com/agoez_bandz4Beredar video di media sosial sebuah mobil yang nyemplung ke sungai akibat sang pengemudi asyik berjoget saat mengemudi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Beredar video di media sosial, memperlihatkan mobil yang nyemplung ke danau akibat sang pengemudi asyik berjoget saat mengemudi.

Rekaman tersebut diunggah melalui Instagram Story akun @mahasalexa, Senin (17/5/2021). Video tersebut kemudian tersebar luas di instagram setelah diunggah ulang oleh akun Instagram @agoez_bandz.

Dalam video singkat itu, terlihat dua remaja pria yang duduk di bangku depan,dan satu di bangku penumpang belakang, diduga tengah merekam untuk aplikasi media sosial Tik Tok. Terlihat jalan yang dilalui tidak telalu lebar dan berkelok-kelok, sebab merupakan daerah perkampungan.

Baca juga: Motor Masuk Jalur Cepat Tiba-tiba, Salah Satu Potensi Kecelakaan

Dengan kondisi jalan seperti itu, tentu membutuhkan konsentrasi tinggi dan sang sopir seharusnya mengendarai mobil dengan lebih bijak.

Namun, alih-alih fokus berkendara, sang sopir justru ikut berjoget bersama teman di sebelahnya, bahkan beberapa kali terlihat tidak memegang kendali setir.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Agoez Bandz Official (@agoez_bandz4)

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Alhasil, mobil kehilangan kendali dan cemplung ke pinggiran danau. Dalam unggahan lain juga terlihat jelas kabin mobil yang mulai dipenuhi air.

Terkait kejadian ini, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana mengatakan, ketika menyetir kedua tangan harus stand by di setir.

“Kedua tangan di setir bisa meredam hilangnya keseimbangan selama kendaraan bergerak. Selain itu, agar pengemudi selalu siap menghadapi kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi di jalan,” ucap Sony saat dihubungi Kompas.com, Senin (17/5/2021).

Baca juga: Tips Terabasan buat yang Baru Main Motor Off-Road

Saat kedua tangan ada di kemudi, mobil bisa lebih stabil. Sedangkan kalau hanya mengandalkan satu tangan, mobil menjadi goyang-goyang ketika dikendarai, apalagi kalau dalam kecepatan tinggi.

Sony juga mengingatkan, bahwa prinsip mengemudi itu harus mampu menguasai kendaraan dan menjaga keamanan terhadap semuanya (penumpang).

“Ingat di jalan umum semuanya mobile termasuk kendaraan yang dikemudikan dan tugas dasar dari seorang pengemudi adalah keamanan dan keselamatan penumpang yang ada di dalamnya,” kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X