Tren Bangku Bus Kombinasi Kulit Sintetis dan Fabric

Kompas.com - 04/05/2021, 11:42 WIB
Kursi bus AKAP Hai Rimba KencanaKursi bus AKAP

JAKARTA, KOMPAS.com – Salah satu yang menunjang kenyamanan penumpang saat naik bus adalah bangkunya. Selain fasilitas yang disediakan pada bangku, seperti armrest atau leg rest, bahan pelapis bangku juga menunjang kenyamanan.

Secara umum, ada dua bahan pelapis bangku bus, yaitu fabric dan kulit sintetis. Kedua bahan ini sempat tren pada zamannya. Namun saat ini, yang sedang tren adalah bangku yang dilapis bahan kombinasi keduanya, fabric dan kulit sintetis.

Anggota Forum Bismania Indonesia Dimas Raditya mengatakan, saat ini memang banyak PO bus yang memakai bahan kombinasi untuk melapis bangkunya.

Baca juga: Jelang Lebaran, Pemerintah Lelang Mobil Dinas dari Xenia sampai Camry

Kabin bus mediumDOK. RIMBA KENCANA Kabin bus medium

“Bahan kombinasi ini dipakai agar keuntungan dari masing-masing bahan bisa terakomodir. Cuma memang tampilannya enggak se-variatif kalau dilapis bahan kulit full sintetis,” kata Dimas kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Marketing Rimba Kencana, pembuat bangku Hai Yohan Wahyudi mengatakan, bahan fabric memiliki keunggulan tahan lama dan nyaman untuk penumpang, tetapi mudah menangkap debu. Sedangkan untuk kulit sintetis mudah dibersihkan cuma gampang pecah.

“Mengombinasi kedua bahannya ini bisa memenuhi untuk tahan kutu dan nyaman diduduki. Serta area yang mudah pecah jika memakai bahan kulit bisa diganti dengan bahan fabric,” ucap Yohan kepada Kompas.com, belum lama ini.

Baca juga: Pengemudi SUV Kabur Usai Menyenggol Mobil yang Sedang Parkir di Mal

Misalnya kursi terbaru milik PO ANS, memakai gabungan bahan fabric dan kulit sintetis. Bahan kulit berada di bagian tengah sandaran kepala, penyokong punggung, bagian pinggir bokong dan leg rest.

“Untuk kenyamanan, posisi yang fabric ada di tengah dan di area kepala dan telinga. Dipasang di bagian telinga karena banyak dipegang saat orang lewat, kalau pakai bahan kulit akan mudah retak,” kata Yohan.

Bahan fabric sendiri yang ditempatkan di tengah karena keunggulannya mempertahankan suhu. Jadi apabila suhu kabin dingin tidak langsung dingin dan begitu juga kalau dijemur di tempat panas tidak langsung panas.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X