Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Perkembangan Jumlah Penumpang Bus AKAP Mendekati Larangan Mudik

Kompas.com - 02/05/2021, 16:41 WIB
Muhammad Fathan Radityasani,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Mulai tanggal 6-17 Mei 2021, sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 13 Tahun 2021, ada larangan pengoperasian sarana transportasi untuk kepentingan mudik.

Salah satu moda yang dilarang beroperasi untuk mudik ini adalah bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). Sebelum larangan ini berlaku, memang beberapa orang memilih untuk melakukan perjalanan ke kampung halamannya.

Selain itu, sebagian Perusahaan Otobus (PO) pun melakukan penyesuaian harga tiketnya sebelum larangan ini berlaku.

Lalu bagaimana perkembangan penumpang bus, walaupun sempat ada kenaikan harga tiket dan mendekati larangan mudik?

Baca juga: Alasan Toyota Luncurkan Raize Meski Ada Rush di Harga Rp 200 Jutaan

Pemilik PO Sumber Alam Anthony Steven Hambali mengatakan, awal bulan April 2021 memang ada peningkatan jumalh penumpang yang lumayan, namun memasuki bulan puasa terus menurun.

“Awal April lumayan karena ada libur paskah dan tradisi nyadran. Tapi masuk bulan puasa terus turun, apalagi sejak ada surat addendum edaran satgas,” kata Anthony kepada Kompas.com, Minggu (2/5/2021).

Anthony juga memperkirakan saat awal Mei 2021, jumlah penumpang akan menurun 10 persen dari sebelum pandemi. Hal ini dikarenakan informasi yang simpang siur mengenai syarat perjalanan orang menaiki bus.

Baca juga: Punya Dimensi Lebih Compact, Senyaman Apa Kabin Daihatsu Rocky ?

“Di lapangan simpang siur, ada yang mengira harus pakai antigen, padahal tidak perlu. Walau memang aparat berhak melakukan random check apabila diperlukan,” kata Anthony.

Selain Anthony, Ismuyoko, Staf Operasional PO Putera Mulya mengatakan, kondisi penumpang saat ini tidak sesuai ekspektasi yang akan meningkat mendekati larangan mudik lebaran 2021.

“Sebenarnya bukan sepi, tapi perkembangan penumpang enggak sesuai dengan ekspektasi kita. Targetnya mulai tanggal 30 April sudah ramai, tapi ternyata enggak,” ucap Ismu kepada Kompas.com.

Jika kondisinya terus seperti ini, walaupun PO bus menyesuaikan harga tiketnya, kerugian tetap tidak bisa tertutupi. Padahal awalnya mereka berharap tetap akan ada penumpang ketika mendekati masa larangan mudik.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
 
Pilihan Untukmu
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Travel

Jadwal Ganjil Genap di Tol Saat Arus Mudik Lebaran 2025, Ada Penutupan Jalur

api-1 . NEXT-READ-V2
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Brandzview

Nunggu Beduk Magrib Lebih Berwarna, DANA Hadirkan NGABUBURICH dengan Hadiah hingga Rp 850 Juta

api-1 .
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Prov

Link Live Streaming Australia vs Indonesia, Siaran Langsung RCTI Plus, Kick Off 16.10 WIB

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Food

Kronologi Rendang Sapi 200 Kilogram Willie Salim Hilang Saat Dimasak Meski Dijaga Polisi

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

News

RUU TNI Sah Jadi Undang-Undang, Ini Poin-poin Perubahannya

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Hype

Deretan Artis Klarifikasi Usai Namanya Masuk Daftar Boikot

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Brandzview

Agar Khusyuk Ibadah dan Anti-Boros, Siapkan Jadwal Imsakiyah dan Bijak Rencanakan Keuangan

api-1 .
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Tren

Indonesia Vs Bahrain Tayang di TV Mana? Berikut Jadwal dan Link Live Streaming-nya

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Prov

Link Live Streaming Indonesia vs Bahrain di RCTI Malam Ini, Kickoff Pukul 20.45 WIB

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Hype

Kediaman Baim Wong dan Paula Verhoeven Diperiksa Pihak Pengadilan Agama Jakarta Selatan

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Prov

Pendaftaran PINTAR BI Hari Ini Dibuka Pukul 09.00 WIB, Ini Tips War di pintar.bi.go.id

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Regional

Beberapa Jam Dibuka, Pemutihan Pajak Kendaraan di Samsat Jabar Rp 10 M

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Tren

Penukaran Uang Baru Dibuka Lagi Hari Ini Pukul 9.00 WIB, Klik Pintar.bi.go.id

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Hype

Solidaritas Pemain Bajaj Bajuri Kuat, Rieke Diah Pitaloka Pastikan Anak Fanny Fadillah Tetap Sekolah

api-1 . POPULAR-INDEX


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
China Minta AS Cabut Perintah Terkait Minyak Asal Venezuela
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau