Sering Hajar Jalan Berubang, Ban Serep Harus Siap Pakai

Kompas.com - 28/01/2021, 18:41 WIB
Kondisi Jalan Raya Jakarta-Bogor di Perempatan Gaplek, Tangsel yang penuh lubang. Semua kendaraan melambat untuk menghindari lubang-lubang berdiameter 20-30 cm dengan kedalaman 10-20 cm. Foto diambil Selasa (30/1/2018). Ridwan Aji Pitoko/KOMPAS.comKondisi Jalan Raya Jakarta-Bogor di Perempatan Gaplek, Tangsel yang penuh lubang. Semua kendaraan melambat untuk menghindari lubang-lubang berdiameter 20-30 cm dengan kedalaman 10-20 cm. Foto diambil Selasa (30/1/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Musim hujan biasanya membuat kondisi jalan yang sering dilalui jadi rusak. Tidak terkecuali dengan jalan yang berlubang.

Tak jarang pengemudi mobil terpaksa menghajar lubang tersebut. Sebab, sulit untuk menghindarinya ketika sedang dalam kecepatan tinggi.

Baca juga: Pentingnya Menjaga Karet Pintu Mobil Saat Musim Hujan

Kepala Bengkel Auto2000 Cibinong Deni Adrian mengatakan, lubang di jalan bisa saja menggores permukaan dan dinding ban hingga menyebabkan bocor atau kempis.

“Dalam kondisi seperti ini, ban serep akan sangat diandalkan. Dengan begitu, ban mobil bisa segera diganti dan perjalanan bisa segera dilanjutkan,” ujar Deni saat dihubungi kompas.com, Rabu (28/1/2021).

Letak ban serep di kolong mobilKOMPAS.com/Aprida Mega Nanda Letak ban serep di kolong mobil

Deni melanjutkan, maka dari itu ban serep harus lebih diperhatikan, terutama ban serep yang posisinya berada di luar atau kolong mobil.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebab, ban serep yang berada di kolong mobil rentan terkena air hujan hingga kotoran dari jalan. Belum lagi jika pelek masih terbuat dari besi yang dapat menimbulkan karat.

Baca juga: Bahaya Isi Air Wiper Pakai Campuran Detergen.           

Deni menyarankan, sesekali ban serep harus dikeluarkan untuk dibersihkan dan diberi tambahan udara. Perawatan ban serep diperlukan agar selalu siap digunakan dalam kondisi darurat.

“Perawatan ban serep dengan dicuci bersih dan pastikan tekanan udara dilebihkan dari ukuran standarnya, lebihnya sekitar lima psi, agar saat hendak dipakai tidak kempis,” ucap Deni.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X