Suzuki Pernah Tolak Lorenzo dan Lebih Pilih Joan Mir

Kompas.com - 28/01/2021, 14:41 WIB
Joan Mir meraih gelar juara dunia MotoGP 2020 saat balapan di MotoGP Valencia. (Photo by LLUIS GENE / AFP) LLUIS GENEJoan Mir meraih gelar juara dunia MotoGP 2020 saat balapan di MotoGP Valencia. (Photo by LLUIS GENE / AFP)
|

JEREZ, KOMPAS.com - Mantan manager Suuzki Ecstar Davide Brivio mengatakan Suzuki pernah punya kesempatan untuk mendapatkan Jorge Lorenzo tapi justru memilih Joan Mir.

Pada 2019 Suzuki memang membuat keputusan yang sulit. Antara merekrut pebalap muda atau mendapatkan pebalap senior berstatus juara dunia MotoGP tiga kali.

"Kami memiliki ide untuk merekrut pembalap muda seperti Rins. Ada Vinales dan Rins, mari kita coba mendapatkan yang lain. Kami memikirkan Joan Mir karena di Moto3 memenangkan balapan dan menarik perhatian saya," kata Brivio mengutip Motosport-Total.com, Kamis (28/1/2021).

Baca juga: Ternyata Suzuki Pernah Mau Gaet Rossi, tetapi Ditolak

Davide Brivio, Manager Tim Suzuki MotoGP.MOTORSPORT.com Davide Brivio, Manager Tim Suzuki MotoGP.

Padahal saat itu ada peluang untuk mendapatkan Lorenzo yang akan berpisah dengan Ducati. 

"Saat itu juga ada peluang untuk mengontrak Jorge Lorenzo," kata Brivio.

“Pada akhirnya kami harus memilih antara Lorenzo dan Mir. Itu bukan keputusan antara dua pebalap, tapi pertanyaan filosofi dan arah yang ingin kami ambil," katanya.

"Apakah kami lebih suka memiliki pebalap berpengalaman seperti Lorenzo atau lebih suka mengembangkan bakat muda?," kata Brivio.

Brivio kemudian memilih untuk merekrut Mir. Pertaruhan yang kini terbukti berhasil. Joan Mir berhasil meraih gelar juara dunia di musim kedua pada 2020.

"Semakin banyak kami mengetahui tentang Joan, semakin jelas bahwa kami berurusan dengan pebalap spesial," kata Brivio.

Baca juga: Ini Peran Valentino Rossi di Tim Satelit MotoGP 2021

Jorge Lorenzo saat masih bersama Honda. (Photo by PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP)PIERRE-PHILIPPE MARCOU Jorge Lorenzo saat masih bersama Honda. (Photo by PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP)

Mir berhasil memberikan gelar juara dunia buat Suzuki di era MotoGP modern, yang terakhir diberikan Kenny Roberts bersama Telefonica Movistar di era 2-tak.

Adapun Lorenzo, kata Brivio Lorenzo sebetulnya suka Suzuki tapi menurut sang manager akan sulit sebab X-Fuera punya kesempatan membalap dengan Honda.

"Dia menyukai Suzuki, tetapi manajernya memberi tahu kami bahwa ada masalah karena dia punya opsi dengan Honda," katanya.

Akhirnya pada 2019 Suzuki mengontrak Mir, sedangkan Lorenzo bergabung ke Repsol Honda. Meski di Honda karirnya tidak lancar dan mengumumkan mengundurkan diri.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X