Jangan Tertipu Suara Mesin Halus Saat Beli Motor Bekas, Cek Olinya

Kompas.com - 28/01/2021, 10:42 WIB
Beberapa tipe sepeda motor bekas masih bisa dijual dengan harga tinggi. KompasOtomotif-donny aprilianandaBeberapa tipe sepeda motor bekas masih bisa dijual dengan harga tinggi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasar sepeda motor bekas masih cukup diminati, meski di tengah pandemi ini. Sayangnya, banyak juga oknum yang memanfaatkannya dengan menipu pembeli.

Salah satunya yang banyak dilakukan adalah mengakali suara mesin agar terdengar lebih senyap atau halus. Modusnya biasanya dengan menggunakan oli yang lebih kental.

Baca juga: Punya Uang Rp 2 Jutaan Ingin Beli Motor Bekas, Ini Pilihannya

Kepala Bengkel Honda Astra Motor Center Jakarta Rendra Kusumah, mengatakan, modus tersebut adalah akal-akalan paling umum.

Deretan motor bekas yang dijual di diler mokas Sukses Motor, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (31/1/2018).Kompas.com/Alsadad Rudi Deretan motor bekas yang dijual di diler mokas Sukses Motor, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (31/1/2018).

"Ada yang sengaja menggunakan oli lebih kental dari seharusnya, menambahkan volumennya, bahkan sampai ada yang dengan sengaja memasukan benda agar menutupi suara kasar pada mesin," ujar Rendra, kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rendra menambahkan, untuk mengetahui hal tersebut memang tidak mudah. Calon pembeli harus lebih teliti dalam melakukan pengecekan. Namun, bukan berarti tidak bisa dilakukan.

Caranya, bisa dengan melihat kondisi oli menggunakan dipstick pada lubang tempat masuknya oli mesin. Cukup lepaskan dipstick, lalu dibersihkan dan dipasang lagi, dan dikeluarkan kembali untuk dicek.

Baca juga: Ini Deretan Mobil dan Motor Bekas Paling Dicari Tahun 2020

"Dari dipstick tersebut, konsumen bisa memerhatikan volume olinya. Bila terlalu banyak dari yang diharuskan, maka sudah bisa dicurigai," kata Rendra.

Jadi, pada dipstik itu ada takarannya. Menurut Rendra, jika dipstick diangkat, maka oli akan meninggalkan bekas di ujung dipstick. Dari situ bisa menentukan apakah jumlah pelumas di bagian mesin berkurang atau sebaliknya.

Ilustrasi motor sport 250 cc di diler motor bekasGridOto.com Ilustrasi motor sport 250 cc di diler motor bekas

"Calon pembeli juga bisa melihat kualitas pelumas dari warnanya, bila memang sudah hitam kental dan keruh, lebih baik jangan memaksa untuk membeli. Apalagi bila warnanya sudah berubah dan tercium bau gosong, artinya memang usia oli sudah dipakai cukup lama," ujar Rendra.

Jika tidak mengerti soal teknis mesin, sebaiknya ajak rekanan mekanik atau teman yang mengerti soal teknis pada mesin motor. Jadi, bisa terhindar dari akal-akalan yang dilakukan oleh penjual atau pedagang motor.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.