Catat Bagian Mobil yang Butuh Perhatian Ekstra Saat Musim Hujan

Kompas.com - 28/01/2021, 10:22 WIB
Ilustrasi berkendara saat hujan. Larmoyeux & BoneIlustrasi berkendara saat hujan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Musim hujan yang terjadi di Jakarta dan beberapa daerah lainnya, membuat pemilik mobil harus memberikan perhatian dan perawatan ekstra agar kendaraan tetap dalam kondisi yang optimal.

Sebab, air hujan dapat merusak beberapa bagian komponen jika lama dibiarkan.

Salah satu yang paling rawan adalah komponen di bagian kaki-kaki, karena bagian ini sering kali luput dari perhatian. Untuk diketahui, air hujan mengandung asam yang dapat menyebabkan terjadinya korosi atau karat pada logam.

Baca juga: Fasilitas Mewah yang Ada di Bus AKAP Kelas Eksekutif

Kepala Bengkel Auto2000 Cibinong Deni Adrian mengatakan, bekas air hujan yang menempel lama-kelamaan akan mengoksidasi bagian kaki-kaki. Menurutnya, bagian kaki-kaki biasanya jarang dibersihkan pemilik mobil lantaran posisinya yang berada di bawah mobil.

Ilustrasi sokbreker mobilwww.kwikkarrichardson.com Ilustrasi sokbreker mobil

“Bagian sokbreker, pengereman, tie rod, bushing arm, bearing, sampai pelek sangat rentan untuk jadi sasaran karat,” ujar Deni saat dihubungi kompas.com, Rabu (28/1/2021).

Deni melanjutkan, beberapa pabrikan biasanya sudah menyemprotkan cat khusus dengan anti karat, namun jika mobil sudah berumur dan sering dihinggapi air bukan tak mungkin lapisan tersebut akan rusak.

Baca juga: Kawasaki KLR 650 Lahir Kembali

Selain itu, saat hujan mengering, sisa endapan pasir yang terbawa hujan bisa masuk ke bagian as sokbreker.

“Jika kondisi ini lama dibiarkan, as sokbreker bisa baret dan menyebabkan seal-nya rusak hingga mengalami kebocoran. Biasanya kalau bukan air hujan yang menyebabkan karat, yaitu sisa-sisa endapan pasir yang menempel di komponen kaki-kaki” kata Deni.

Karat pada piringan cakram mobilKOMPAS.COM/STANLY RAVEL Karat pada piringan cakram mobil

Tidak hanya sokbreker yang menjadi korban, endapan pasir juga bisa menggores piringan cakram. Sementara bagian bearing roda yang sering terkena air hujan dapat menghilangkan lapisan gemuk di bantalan bola bearing.

“Caranya memang harus dibersihkan menggunakan air bertekanan sesampainya di rumah, lumayan untuk merontokkan pasir dan menghapus sisa air hujan,” ucap Deni.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X