Valentino Rossi Sarankan Yamaha Belajar dari Suzuki

Kompas.com - 07/01/2021, 11:42 WIB
Valentino Rossi yang disusul oleh Joan Mir pada tikungan ke 10 KOMPAS.com/Aprida Mega NandaValentino Rossi yang disusul oleh Joan Mir pada tikungan ke 10

JAKARTA, KOMPAS.com - MotoGP 2020 berhasil dijuarai oleh Suzuki melalui penampilan konsisten dari Joan Mir. Yamaha yang sempat langganan juara dunia malah kali ini tidak cukup kompetitif.

Di musim lalu, performa Yamaha YZR-M1 memang kurang baik. Hampir semua pebalapnya mengeluhkan akselerasi dan top speed dari motor tersebut.

Baca juga: Manajer Suzuki Enggan Membandingkan Joan Mir dengan Rossi

Banyak yang menyebutkan bahwa kelemahan Yamaha ada pada mesinnya. Di saat yang lain lebih memilih menggunakan mesin berkonfigurasi V4, Yamaha tetap dengan inline-4.

Pebalap Suzuki Ecstar Alex Rins menyalip Maverick Vinales pada balapan MotoGP Aragon 2020, 18 Oktober 2020.AFP/JOSE JORDAN Pebalap Suzuki Ecstar Alex Rins menyalip Maverick Vinales pada balapan MotoGP Aragon 2020, 18 Oktober 2020.

Valentino Rossi mengatakan, masalahnya bukan pada konfigurasi mesin. Sebab, Suzuki pun menggunakan konfigurasi mesin yang sama seperti Yamaha.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya rasa masalahnya bukan pada mesin 4-silinder segaris. Kami harus belajar dari Suzuki," ujar Rossi, saat dikutip dari Speedweek.com.

Baca juga: Ucapkan Selamat Tahun Baru, Rossi Resmi Berseragam Petronas Yamaha

Rossi menambahkan, sudah bertahun-tahun dikatakan masalah Yamaha ada konfigurasi mesinnya. Sebab, konsep mesin tersebut lebih lama dibandingkan V4 yang cukup modern.

"Tapi, Suzuki juga menggunakan mesin yang sama dan sangat, sangat kencang. Kami memiliki masalah dengan performa dan ketahanan mesin," kata Rossi.

Ritual Valentino Rossi. (Photo by PATRICIA DE MELO MOREIRA / AFP)PATRICIA DE MELO MOREIRA Ritual Valentino Rossi. (Photo by PATRICIA DE MELO MOREIRA / AFP)

Menurut Rossi, umumnya mesin hanya mengalami salah satu dari kedua masalah tersebut. Jika performanya kurang maka mesin bisa lebih awet, tapi jika mesinnya berperforma tinggi maka mesin tidak awet.

"Dari sisi pebalap, menurut saya Yamaha memiliki pebalap yang luar biasa. Saya tidak ingin membicarakan tentang diri saya, tapi (Fabio) Quartararo, (Maverick) Vinales, dan (Franco) Morbidelli sangatlah kuat. Mereka ada di depan dengan motor yang kompetitif dan bersaing untuk juara dunia," ujar Rossi.

Menurutnya, dari segi pebalap pun, harusnya Yamaha tidak memiliki masalah untuk bisa tampil kompetitif untuk perebutan gelar juara dunia.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.