Musim Hujan, Ingat Risiko Aquaplaning Saat Mengemudi di Jalan Basah

Kompas.com - 07/01/2021, 11:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.comMusim hujan masih melanda di beberapa area Jakarta dan sekitarnya. Ada salah satu bahaya yang bisa dialami pengemudi saat mengemudi di jalan yang basah dengan kecepatan tinggi, yaitu aquaplaning.

Aquaplaning ini disebabkan mobil yang menerjang genangan air yang cukup dalam. Kemudian karena kecepatannya tadi ban seperti melayang, kehilangan grip dan mobil kehilangan kendali.

On Vehicle Test Manager PT Gajah Tunggal Tbk. Zulpata Zainal mengatakan, ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan risiko aquaplaning meningkat, mulai dari faktor ban dan di luar ban.

Baca juga: Geber Mobil Listrik, Baterai Hyundai Ioniq Wagub Jabar Sisa 3 Persen

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Dash Cam Owners Indonesia (@dashcam_owners_indonesia)

 

“Kalau faktor ban, misalnya seperti kondisi sisa tinggi alur ban yang sudah di bawah Tread Wear Indicator (TWI), tekanan udara ban yang terlalu rendah, telapak ban yang lebih lebar dan penempatan ban yang kurang tepat,” ucap Zulpata kepada Kompas.com, Rabu (6/1/2021).

Kalau ban kurang tekanan udaranya, kontrol mobil jadi lebih lambat, jarak pengereman lebih jauh, stabilitas turun dan handling menjadi sulit. Dengan begitu, Zulpata menyarankan agar mengisi tekanan udara sesuai rekomendasi pabrikan.

“Untuk penempatan ban yang tepat, ban bagian belakang harus yang lebih baik kemampuannya. Misal lebih tinggi kembangannya dan aspek rasio lebih rendah,” kata Zulpata.

Baca juga: Kronologi Razia Knalpot, Warga Kesal Banyak yang Sunmori tapi Enggak Jajan

Sedangkan untuk faktor di luar ban adalah kecepatan yang lebih tinggi. Kemudian pengemudi yang terlalu banyak kontrol kemudi. Zulpata menganalogikan jalanan basah, ban akan bersifat seperti sirip.

“Ban jika digunakan di permukaan yang basah akan sangat sensitif kalau banyak dikontrol,” ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.