KTM Tambah Tim Satelit Kedua, Tim Sky VR46 Dilirik

Kompas.com - 19/12/2020, 08:42 WIB
Pebalap Red Bull KTM Tech3, Iker Lecuona. ANDREAS SOLAROPebalap Red Bull KTM Tech3, Iker Lecuona.

JAKARTA, KOMPAS.com - KTM sudah membuktikan motornya kompetitif pada Motogp 2020. Dengan persaingan yang semakin ketat, rencananya KTM mau menambah satu tim satelit lagi.

Pit Beirer, Direktur Motorsport KTM, mengatakan, jika pihaknya sudah bisa mengklaim bisa berada di jajaran tim pabrikan teratas di MotoGP, KTM akan mulai membicarakan penambahan tim satelit.

Baca juga: KTM Puas, Pedrosa dan Kallio Tetap Kembangkan RC16 Musim Depan

"Jika ada yang tertarik, tentu saja kami akan menawarkan motor kami. Tapi, untuk saat ini bukan saat yang tepat untuk mendiskusikannya," ujar Beirer, dikutip dari Speedweek.com.

KTM mulai mencoba menggunakan holeshot device pada RC16. (Photo by JEAN-FRANCOIS MONIER / AFP)JEAN-FRANCOIS MONIER KTM mulai mencoba menggunakan holeshot device pada RC16. (Photo by JEAN-FRANCOIS MONIER / AFP)

Beirer menambahkan, musim ini KTM berhasil meraih tiga kemenangan. Namun, untuk bisa mengatakan pihaknya kompetitif, KTM harus bisa mengulangi kesuksesannya di 2021.

Meski demikian, Beirer mengatakan, tidak menutup kemungkinan jika memang suatu saat nanti KTM membutuhkan tim satelit kedua. Tapi, sejauh ini juga belum ada permintaan yang masuk.

Tiga tim satelit sudah memerpanjang kontraknya dengan pabrikan. Pramac-Ducati akan lanjut bersama Ducati, Tech3 bahkan sudah kontrak lima tahun dengan KTM hingga 2026, sedangkan LCR juga akan tetap bersama Honda.

Baca juga: KTM Makin Kompetitif, Petrucci Bahagia Dipecat Ducati

Tim Sky VR46 hanya kontrak satu tahun dengan Esponsorama-Ducati. Banyak yang berspekulasi tim asuhan Valentino Rossi ini akan berlabuh ke Yamaha, Ducati, atau Suzuki.

Yamaha, jelas karena hubungan baik Rossi dengan pabrikan tersebut. Ducati, karena motornya terbukti salah satu yang paling kompetitif saat ini. Sementara Suzuki, karena kedekatannya dengan Davide Brivio, mantan manajernya dulu.

"Kami akan senang menerima telepon dari Valentino kapan pun itu. Tapi, kalau bisa jangan sebelum 2022 atau 2023," kata Beirer.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X