Lonjakan Tarif Tol Jakarta-Cikampek Diklaim Tanpa Beban

Kompas.com - 18/11/2020, 08:22 WIB
Sektor logistik PT Isuzu Astra Motor IndonesiaSektor logistik

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memastikan bahwa pemberlakuan tarif baru Jalan Tol Jakarta- Cikampek (Japek) tidak akan membebani angkutan umum dan logistik.

Pasalnya, tarif integrasi dengan Jalan Tol Japek II Elevated ini sudah dipertimbangkan melalui beberapa kajian dan studi, sebagaimana dikatakan Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru.

Hanya saja untuk kendaraan golongan 1 atau mobil pribadi jadi lebih mahal Rp 5.000 dari sebelumnya pada jarak terjauh atau menjadi Rp 20.000.

Baca juga: Alasan Jasa Marga Terapkan Kenaikan Tarif di Tol Jakarta-Cikampek

Sejumlah kendaraan melintas di tol layang Jakarta-Cikampek II, Bekasi Jawa Barat, Minggu (1/11/2020). Pada arus balik libur cuti bersama dan Maulid Nabi Muhammad SAW, lalu lintas di tol Jakarta-Cikampek terpantau ramai lancar.ANTARA FOTO/FAKHRI HERMANSYAH Sejumlah kendaraan melintas di tol layang Jakarta-Cikampek II, Bekasi Jawa Barat, Minggu (1/11/2020). Pada arus balik libur cuti bersama dan Maulid Nabi Muhammad SAW, lalu lintas di tol Jakarta-Cikampek terpantau ramai lancar.

"Soal penyesuaian atau kenaikan tarif akibat integrasi itu, kami sudah sangat mempertimbangkan angkutan logistik," kata Heru dalam diskusi virtual, Selasa (17/11/2020).

Lebih jauh, Heru menuturkan bahwa kendaraan logistik umumnya saat berada di jalan tol tidak menempuh jalur yang pendek.

Biasanya kendaraan tersebut berangkat dari Jakarta dan berhenti di Gerbang Tol Karawang atau bahkan berlanjut menempuh perjalanan jauh hingga Tol Trans-Jawa bagian tengah dan timur.

Karenanya, kenaikan tarif jalan tol tersebut akan mahal jika jarak tempuhnya tidak terlalu jauh atau masih di ibu kota. Sementara, jika menempuh jarak yang panjang maka hitungannya terbilang murah.

"Nah makanya paling hanya ukuran Rp 300 per kilometer harganya kalau menemuh jarak jauh," kata Heru.

Baca juga: Tanpa Integrasi, Tarif Tol Layang Japek Golongan I Rp 62.500

Jalan Tol Jakarta Cikampek II Elevated Jasa Marga Jalan Tol Jakarta Cikampek II Elevated

Adapun alasan untuk memberlakukan sistem integrasi ini, untuk efisiensi dan meminimalisasi titik transaksi dengan hanya membayar satu kali. Sehingga, arus lalu lintas tidak banyak terhambat.

Sistem pentarifan ini terbagi dalam empat wilayah yakni Jakarta IC-Pondok Gede Wilayah 1), Jakarta IC-Cikarang Barat (Wilayah 2), Jakarta IC-Karawang Barat (Wilayah 3), serta Jakarta IC-Cikampek.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X