Tanpa Integrasi, Tarif Tol Layang Japek Golongan I Rp 62.500

Kompas.com - 17/11/2020, 06:38 WIB
Jalan Tol Layang Jakarta - Cikampek tampak sepi setelah ditutup pada kedua arah, Sabtu (2/5/2020). Penutupan Jalan Tol Layang Jakarta - Cikampek dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 selama masa mudik Idul Fitri 1441 H. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOJalan Tol Layang Jakarta - Cikampek tampak sepi setelah ditutup pada kedua arah, Sabtu (2/5/2020). Penutupan Jalan Tol Layang Jakarta - Cikampek dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 selama masa mudik Idul Fitri 1441 H.
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam waktu dekat PT Jasa Marga (Persero) Tbk segera memberlakukan tarif terintegrasi pada ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek). Biaya tersebut berlaku baik bagi Tol Layang Jakarta-Cikampek, maupun Tol Jakarta Cikampek di bawahnya.

Tarif terintegrasi yang sebelumnya dikabarkan bakal berlaku sebelum 12 Desember 2020 tersebut, akan dilakukan berdasarkan pembagian wilayah sesuai dengan golongan kendaraan yang berlaku.

Menurut Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru, sejarah dari pemberlakuan sistem tarif terintegrasi bermula dari kondisi sebelum dibangunnya Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek.

Baca juga: Ini Patokan Dasar Berkendara Irit, Tak Hanya Jenis BBM

"Kapasitas di Jalan Tol Jakarta-Cikampek bawah sudah sangat padat. Di beberapa segmen seperti di segmen Cikunir–Bekasi Barat, perbandingan antara volume mobil dengan kapasitas jalan (V/C ratio) sudah mencapai 1,0," ucap Heru dalam keterangan resminya, Senin (16/11/2020).

Tarif integrasi Tol Jakarta-Cikampek dan Tol Layang Jakarta-CikampekJasa Marga Tarif integrasi Tol Jakarta-Cikampek dan Tol Layang Jakarta-Cikampek

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Heru, dengan kondisi tersebut, Jasa Marga memprakarsai pembangunan Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampekpada 2017. Proses pembangunannya pun selesai dan dioperasikan tanpa tarif dari 15 Desember 2019 hingga saat ini.

Dengan adanya Tol Layang terpanjang tersebut, menurut Heru bisa menyelesaikan permasalahan. Adanya penambahan kapasitas dari 4 lajur menjadi 6 lajur mempengaruhi kelancaran keseluruhan ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

"Pendistribusian kapasitas di Jakarta-Cikampek karena adanya pemisahan perjalanan jarak jauh dan jarak dekat tersebut itulah yang juga mempengaruhi peningkatan kecepatan rata-rata yang saat ini dirasakan para pengguna jalan, baik jarak jauh maupun jarak pendek," kata Heru.

Secara keseluruhan, Heru menjelaskan, dari data terlihat adanya penurunan V/C ratio untuk Jalan Tol Jakarta-Cikampek bawah, salah satunya di segmen Cikunir Bekasi Barat yang semula 1,0 saat ini hanya sekitar 0,7.

Baca juga: Akses Tol Akses Bandara Kertajati Ditargetkan Rampung Tahun Depan

Penurunan yang signifikan untuk rata-rata V/C ratio di Jalan Tol Jakarta-Cikampek juga terjadi, yang semula 0,8 menjadi 0,5.

Sejumlah kendaraan melintas di tol layang Jakarta-Cikampek II, Bekasi Jawa Barat, Minggu (1/11/2020). Pada arus balik libur cuti bersama dan Maulid Nabi Muhammad SAW, lalu lintas di tol Jakarta-Cikampek terpantau ramai lancar.ANTARA FOTO/FAKHRI HERMANSYAH Sejumlah kendaraan melintas di tol layang Jakarta-Cikampek II, Bekasi Jawa Barat, Minggu (1/11/2020). Pada arus balik libur cuti bersama dan Maulid Nabi Muhammad SAW, lalu lintas di tol Jakarta-Cikampek terpantau ramai lancar.

"Dengan adanya penurunan V/C ratio ini, kami mencatat peningkatan kecepatan rata-rata dari 53 kpj menjadi 71 kpj di arah Cikampek, sedangkan untuk arah Jakarta kecepatan meningkat dari 57 kpj jadi 71 kpj," ujar Heri.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.