Persiapan Arus Balik, Kendaraan Niaga Dilarang Masuk Tol Japek

Kompas.com - 30/10/2020, 08:22 WIB
Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama 1. Dok. Jasa Marga (Persero) TbkGerbang Tol (GT) Cikampek Utama 1.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan ( Kemenhub) melarang sementara kendaraan niaga termasuk angkutan barang untuk melintas di Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) selama arus balik libur panjang yang diprediksi terjadi 31 Oktober - 1 November 2020.

Langkah tersebut diambil dalam upaya mengantisipasi kemacetan dan menjamin kenyamanan di jalan tol. Adapun angkutan yang dimaksud ialah kendaraan dengan tiga sumbu atau lebih, mobil barang dengan kereta tempelan, sampai angkutan pengangkut bahan galian.

"Seperti, kendaraan yang mengangkut tanah, pasir, dan, atau batu, bahan tambang, serta bahan bangunan. Ini berlaku paling tidak sampai Minggu pagi pukul 08.00 WIB," kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenbub Budi Setiyadi, Kamis (29/10/2020).

Baca juga: Selama 2 Hari 336.929 Kendaraan Tinggalkan Jakarta

Jasa Marga mulai lakukan contraflow di CikampekJasa Marga Jasa Marga mulai lakukan contraflow di Cikampek

Budi melanjutkan, saat puncak arus balik berlangsung, kendaraan barang dari arah timur menuju barat akan dikeluarkan di Gerbang Tol Palimanan IV.

Kendaraan-kendaraan tersebut baru dibolehkan kembali masuk ke jalur bebas hambatan melalui Gerbang Tol Cikarang Barat.

"Pembatasan tidak berlaku bagi mobil barang pengangkut bahan bakar minyak atau bahan bakar gas, barang ekspor dan impor, air minuman dalam kemasan, ternak, pupuk, hantaran pos dan uang, serta barang-barang pokok," ujar Budi.

Baca juga: Mengemudi Jarak Jauh, Enaknya Pakai Mobil Transmisi Matik atau Manual?

Hari kedua libur panjang, Rabu (29/10/2020) tol Jakarta-Cikampek terpantau padat.KOMPAS.COM/FARIDA Hari kedua libur panjang, Rabu (29/10/2020) tol Jakarta-Cikampek terpantau padat.

Sementara itu, pekerjaan konstruksi di sekitar main road Jalan Tol juga akan dihentikan selama masa arus mudik dan arus balik terhitung mulai 28 Oktober 2020 sampai dengan 1 November 2020 mendatang.

Adapun kepadatan volume lalu lintas saat arus balik diperkirakan didominasi kendaraan yang berasal dari arah timur, seperti Jawa Timur dan Jawa Tengah. Namun, ia belum bisa memastikan lonjakkan yang terjadi pada arus balik mendatang.

"Kami juga turut mengimbau masyarakat untuk tetap mengikuti protokol kesehatan dengan 3M yaitu menjaga jarak, mencuci tangan, dan memakai masker," tutup Budi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X