Begini Cara Atur Posisi Spion Mobil yang Ideal

Kompas.com - 20/10/2020, 19:01 WIB
Samar Almogren terlihat di kaca spion mobilnya saat berkendara melalui jalanan Kota Riyadh, Minggu (24/6/2018). Momen bersejarah tercipta setelah otoritas Saudi pada 24 Juni waktu setempat resmi mencabut larangan bagi perempuan untuk mengemudi sebagai bagian dari program Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman memodernisasi beragam aspek dalam masyarakat Saudi. AFP PHOTO/FAYEZ NURELDINESamar Almogren terlihat di kaca spion mobilnya saat berkendara melalui jalanan Kota Riyadh, Minggu (24/6/2018). Momen bersejarah tercipta setelah otoritas Saudi pada 24 Juni waktu setempat resmi mencabut larangan bagi perempuan untuk mengemudi sebagai bagian dari program Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman memodernisasi beragam aspek dalam masyarakat Saudi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kaca spion merupakan salah satu kelengkapan pada mobil yang dinilai vital saat berkendara. Karena alat ini berfungsi membantu pengemudi untuk melihat kendaraan lain yang ada di belakang.

Namun untuk bisa berfungsi dengan baik, kaca spion harus dipasang pada posisi yang tepat. Director and Founder Real Driving Centre (RDC) Roslianna Ginting mengatakan, posisi kaca spion yang ideal adalah kaca harus turut menampakan bagian dari seperempat body mobil.

Jadi, tidak disarankan untuk memasang kaca spion yang keseluruhannya hanya menampakan kondisi jalan.

Baca juga: Wuling Almaz Kuasai Pasar SUV Medium pada September 2020 Kalahkan CR-V

“Untuk mengatur spion kanan dan kiri yang benar, perbandingannya adalah 10 banding 90. Artinya 10 persen bagian dalam itu hanya melihat handle pintu penumpang saja, lalu 90 persennya untuk melihat sisi luar,” ujar Roslianna kepada Kompas.com, Selasa (20/10/2020).

Posisi kaca spion yang ideal agar bisa berfungsi dengan baik.www.inovasee.com Posisi kaca spion yang ideal agar bisa berfungsi dengan baik.

“Sedangkan untuk atas dan bawah harus disamakan kondisinya yaitu 50 persen,” kata Roslianna.

Dengan perbandingan tersebut, Roslianna meyakini pengemudi akan bisa melihat mobil yang ada di belakang. Sehingga pengemudi bisa meminimalisir titik buta atau blindspot.

Baca juga: Honda Bicara Peluang Kehadiran Mobil Hybrid Baru

Roslianna mengatakan mengatur spion ke sudut yang tepat adalah hal yang wajib dilakukan. Sebab menurutnya, spion adalah jendela informasi pengemudi untuk mengetahui apa yang ada disekitar kendaraan (terutama dibelakang).

“Perlu diketahui, setiap satu detik keadaan bisa berubah, apa yang ada dibelakang kendaraan kita kemungkinan bisa ada di depan kita,” katanya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X