Honda Bicara Peluang Kehadiran Mobil Hybrid Baru

Kompas.com - 20/10/2020, 13:21 WIB
Honda CR-Z hasil rumah modifkasi Mugen yang dijual hanya 300 unit KompasOtomotif - AFHHonda CR-Z hasil rumah modifkasi Mugen yang dijual hanya 300 unit
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Setelah Honda CR-Z berhenti diproduksi pada 2016, praktis pabrikan berlogo H itu sudah tak memiliki line-up mobil ramah lingkungan sampai saat ini.

Namun PT Honda Prospect Motor (HPM) tampaknya memiliki gelagat untuk kembali meluncurkan mobil hybrid.

Sebab sudah hampir setahun berjalan, Honda belum meluncurkan kendaraan barunya di Indonesia. Padahal soal penyegaran produk, ada banyak contoh mobil Honda yang telah mendapat pembaruan di luar negeri.

Baca juga: Ada Kuburan di Dalam Bus, Biasa Diduduki Penumpang

Honda CR-V PHEV meluncur di ajang Auto China 2020Honda Global Honda CR-V PHEV meluncur di ajang Auto China 2020

Mulai dari Honda Jazz generasi baru yang telah meluncur di Tokyo Motor Show 2019, Odyssey dan Accord terbaru, kemudian juga CR-V PHEV, hingga City Hybrid yang hadir di Malaysia.

“Mengenai waktu peluncuran kita lihat kondisi pasar seperti apa, jadi belum bisa disebutkan kapan mengalami penyegaran,” ujar Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director PT HPM, dalam konferensi virtual (19/10/2020).

“Pasar bagaimana kebutuhannya, konsumen seperti apa. Kapan dia akan refresh kami pelajari terus, kalau waktunya ada pasti akan segera kami beritahukan,” katanya.

Baca juga: Bocoran Harga Daihatsu Rocky, Meluncur Tahun Depan?

Hasil olah digital Honda HR-V terbaru yang akan meluncur pada tahun 2021.creative311.com Hasil olah digital Honda HR-V terbaru yang akan meluncur pada tahun 2021.

Meski masih menutup rapat kabar peluncuran mobil baru, tapi soal kendaraan elektrifikasi tampaknya Billy sudah punya rencananya sendiri.

Pihaknya saat ini lebih condong mengembangkan kendaraan hybrid atau plug-in hybrid terlebih dulu ketimbang langsung full electric.

“Kalau ditanya itu, kita perlu bridging ke konsumen supaya tidak kaget langsung ke battery,” ucap Billy.

“Bagi kami hybrid kami paling cocok untuk sekarang, kondisi infrastuktur, kondisi regulasi sekarang. Kalau bagi kami sebagai jembatan, plug-in hybrid paling cocok untuk sekarang,” tuturnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X