Kenali Gejala Tangki BBM Mobil yang Perlu Dikuras

Kompas.com - 05/09/2020, 11:21 WIB
Menguras tangki bahan bakar Toyota Innova. Innova Community (IC)Menguras tangki bahan bakar Toyota Innova.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tidak sedikit pemilik kendaraan yang kurang paham bahwa ada beberapa ciri tangki BBM yang kotor. Di antaranya mobil jalan seperti terasa tersendat saat kecepatan konstan atau mesin mati tiba-tiba setelah berhenti.

Gejala “batuk-batuk” seperti habis bensin juga merupakan gejala aliran suplai bahan bakar yang tidak beres.

Terkait hal tersebut, Dealer Technical Support Dept. Head PT TAM, Didi Ahadi, menjelaskan, saringan BBM pada mobil biasanya ada dua, yakni di dalam dan di luar tangki.

Saringan di dalam tangki atau yang disebut Didi sebagai saringan kasar adalah perangkat pertama yang berpotensi tersumbat karena kotoran, akibatnya suplai BBM macet.

Baca juga: Urus Balik Nama Kendaraan Sendiri, Ini Syarat dan Alurnya

“Paling sering berasa ketika saringan bermasalah itu mobil brebet atau bahkan sampai bisa mati habis ngerem. Di cek juga, biasanya kalau mesin mati setelah deakselerasi itu, saat distarter bisa hidup lagi,” kata Didi saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (5/9/2020).

Perawatan berkala pada tangki bahan bakar kendaraan perlu dilakukan untuk menjamin kualitas bahan bakar yang disediakan untuk mesinSetyo Adi/Otomania Perawatan berkala pada tangki bahan bakar kendaraan perlu dilakukan untuk menjamin kualitas bahan bakar yang disediakan untuk mesin

“Jadi saat mesin mati otomatis pompa bahan bakar mati juga, karena tekanannya hilang kotoran yang ngumpul jatuh. Itu makanya mesin bisa hidup, mobil jalan lagi,” lanjut Didi.

Masalahnya, mengecek kondisi saringan kasar lebih sulit dibanding saringan luar karena lokasinya di dalam tangki. Bila ingin diperiksa otomatis tangki harus dibongkar. Inilah salah satu alasan tangki kotor jarang dianggap sumber penyakit.

Baca juga: Bagaimana Cara Mendeteksi Odomoter Digital yang Pernah Diakali?

“Biasanya lebih sering kejadian pada mesin diesel karena pakai solar. Di dalamnya ada sesuatu yang lengket atau pasir, seperti sisa sulfur,” ucap Didi.

Kebanyakan kotoran berasal dari luar yang kelamaan mengendap hingga membentuk sesuatu tidak lolos saringan kasar. Penyebabnya ada banyak, misal benda kecil larut cairan masuk dari lubang tangki lantas masuk hingga ke dasar. Namun paling sering terjadi karena kualitas BBM yang jelek.

“Tidak ada ukuran pasti berdasarkan angka odometer kapan seharusnya tangki dikuras. Maka dari itu jadi kewajiban pemilik menjaga kesehatan penyimpanan BBM itu” kata Didi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X