Urus Balik Nama Kendaraan Sendiri, Ini Syarat dan Alurnya

Kompas.com - 05/09/2020, 10:22 WIB
Antrian panjang terjadi di Kantor Samsat Jakarta Timur,  Jalan DI Panjaitan, pada Kamis (31/8/2017).  Antrian yang terjadi merupakan keramaian masyarakat yang hendak  menggunakan program pengampunan denda pajak kendaraan bermotor (PKB) dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB). Program tersebut akan berakhir pada Kamis hari ini. Kompas.com/David Oliver PurbaAntrian panjang terjadi di Kantor Samsat Jakarta Timur, Jalan DI Panjaitan, pada Kamis (31/8/2017). Antrian yang terjadi merupakan keramaian masyarakat yang hendak menggunakan program pengampunan denda pajak kendaraan bermotor (PKB) dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB). Program tersebut akan berakhir pada Kamis hari ini.
Penulis Ari Purnomo
|

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah daerah masih menerapkan dispensasi berupa pembebasan denda pajak kendaraan bermotor dan balik nama kendaraan bermotor ( BBNKB).

Salah satu yang masih menerapkan kebijakan tersebut adalah Daerah Istimewa Yogyakarta ( DIY). Pemerintah Provinsi ( Pemprov) DIY memperpanjang dispensasi denda pajak hingga akhir September.

Kepala Bidang Anggaran Pendapatan, Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) DIY Gamal Suwantoro mengatakan, pembebasan denda pajak kendaraan yang awalnya hanya sampai Agustus diperpanjang hingga September.

“Dengan kondisi pandemi Covid-19ini masa pembebasan denda pajak kendaraan diperpanjang hingga akhir September, dua minggu nanti kami akan lakukan evaluasi lagi,” ujarnya kepada Kompas.com, belum lama ini.

Baca juga: Bisakah Membayar Pajak Kendaraan Sebelum Jatuh Tempo?

Gamal menambahkan, kebijakan ini mengacu pada Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 42 tahun 2020 tentang Perubahan atas Pergub nomor 26 tahun 2020 tentang Penghapusan Sanksi Administratif Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor tahun 2020.

STNK Viar Q1 sudah bebas oajak BBN-KB.Foto: Istimewa STNK Viar Q1 sudah bebas oajak BBN-KB.

Bagi pemilik kendaraan yang ingin memanfaatkan untuk melakukan balik nama, berikut syarat dan alurnya

Balik nama STNK
Syarat :

- STNK asli dan fotokopi
- KTP pemilik baru, asli, dan fotokopi.
- BPKB asli dan fotokopi.
- Kwitansi pembelian motor bermaterai.
- Faktur asli dan fotokopi.

Alur balik nama STNK

1. Datang ke kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) dengan membawa seluruh dokumen persyaratan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X