Cerita Mekanik Valentino Rossi Soal Balapan MotoGP di Tengah Pandemi

Kompas.com - 02/09/2020, 14:21 WIB
Situasi sirkuit saat balapan MotoGP di tengah pandemi Motorsportmagazine.comSituasi sirkuit saat balapan MotoGP di tengah pandemi

JAKARTA, KOMPAS.com - Jalannya MotoGP 2020 sempat tertunda beberapa bulan karena pandemi. Namun, akhirnya balapan bisa digelar tanpa mengundang penonton dan dengan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Alex Briggs, mekanik dari Valentino Rossi, bercerita bagaimana ketatnya protokol kesehatan tersebut, mulai dari berangkat, sampai di lokasi, hingga protokol selama balapan berlangsung.

Baca juga: 4 Fakta Menarik Seputar Ban Balap Motor MotoGP

Dikutip dari motorsportmagazine.com, Briggs yang berkebangsaan Australia ini berangkat dari sebelum seri pertama digelar.

Tim mekanik kepercayaan Valentino Rossi di MotoGPMonster Energy Tim mekanik kepercayaan Valentino Rossi di MotoGP

Sebelum sampai di Eropa, dia harus melakukan tes Covid-19 terlebih dahulu dan membuat surat izin untuk bepergian. Sesampainya di Eropa, Briggs diharuskan untuk tes lagi.

"Di sirkuit, ponsel Anda adalah barang yang paling penting, karena ada aplikasi Covid di sana. Anda harus membawa ponsel saat masuk dan keluar sirkuit. Tidak ada yang memerhatikan kartu izin, petugas mengecek ponsel," ujar Briggs.

Baca juga: Berapa Tekanan Udara Ban pada Motor MotoGP?

Briggs menambahkan, masker harus selalu dipakai dalam kondisi apapun. Selain itu, ponsel juga harus selalu dibawa. Kebiasaan social distancing juga tak luput untuk dilakukan.

"Seseorang akan mengecek temperatur tubuh Anda, Anda memperlihatkan aplikasi, petugas memindai kode QR, ada juga petugas yang memberikan hand sanitizer di tangan. Untuk keluar sirkuit, Anda harus menunjukkan aplikasi lagi," kata Briggs.

Situasi sirkuit saat balapan MotoGP di tengah pandemiMotorsportmagazine.com Situasi sirkuit saat balapan MotoGP di tengah pandemi

Saat di paddock, Briggs mengatakan, rasanya seperti sedang sesi tes pra musim. Sebab, suasananya tidak ramai seperti biasanya.

"Anda menggunakan masker seharian, setelah 12 jam, belakang telinga terasa seperti terbakar. Tulang hidung juga terasa sakit. Sangat lega saat melepasnya," ujar Briggs.

Menurut Briggs, penggunaan masker membuat komunikasi di paddock jadi sedikit sulit. Isyarat dengan tangan lebih banyak digunakan, karena saluran radio terlalu sibuk digunakan.

Situasi sirkuit saat balapan MotoGP di tengah pandemi. (Photo by JOE KLAMAR / AFP)JOE KLAMAR Situasi sirkuit saat balapan MotoGP di tengah pandemi. (Photo by JOE KLAMAR / AFP)

Halaman:
Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X