Jangan Norak, Pakai Lampu Hazard Saat Berjalan Lurus di Persimpangan!

Kompas.com - 24/08/2020, 11:22 WIB
Ilustrasi lampu hazard autorepairschaumburgil.comIlustrasi lampu hazard

JAKARTA, KOMPAS.comLampu hazard sudah menjadi fitur standar pada kendaraan roda empat, bahkan tidak sedikit sepeda motor yang juga memilikinya.

Fungsi adanya lampu hazard itu sendiri sebenarnya hanya diaktifkan dalam situasi yang darurat.

Salah satu salah kaprah dalam penggunaan lampu hazard yaitu menyalakannya saat kendaraan ingin berjalan lurus saat di persimpangan.

Kelakuan ini juga mulai marak dilakukan oleh motor yang sudah memiliki fitur lampu hazard.

Orang yang menyalakan lampu hazard ini menyalakannya pada persimpangan baik dengan alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL) maupun tanpa lampu merah. Mereka beranggapan bahwa kalau ingin berjalan lurus, kedua lampu sein harus dinyalakan.

Baca juga: Hasil MotoGP Styria, Drama Tikungan Terakhir Miguel Oliveira Juara

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

perempatanKompas.com/Fathan Radityasani perempatan

Budaya tidak jelas

Director Safety Defensive Consultant Indonesia Sony Susmana mengatakan, budaya menyalakan lampu hazard ketika berjalan lurus di perempatan, tidak jelas dasarnya dari mana. Kebiasaan ini bisa terjadi karena kesalahan dalam penerapan operasionalnya.

“Pemahaman tentang keselamatan itu meliputi operasional kendaraan yang benar, tidak boleh berdasarkan ucapan orang. Seperti gunakan hazard ini kan tidak jelas siapa yang menggagas, malah jadi kebiasaan yang salah dan membahayakan,” kata Sony kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Bahaya dari menyalakan hazard saat kendaraan ingin berjalan lurus di persimpangan membuat pengguna jalan lain tidak dapat membaca arah mobil atau motor ini mau ke mana.

Sehingga dampaknya bisa terjadi kesalahan komunikasi yang berujung terjadinya tabrakan.

Baca juga: Penyebab Mesin Mobil Overheat, Salah Satunya karena Tutup Radiator

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X