Kompas.com - 24/08/2020, 11:12 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Mengemudi sambil mendengarkan musik sejatinya memiliki risiko yang cukup berbahaya. Konsentrasi saat berkendara bisa terbagi dua, potensi kecelakaan bisa meningkat.

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana, mengatakan, paling penting dengan menyesuaikan volume musik agar tidak terlalu keras.

“Pastikan alunan musik yang sesuai, karakternya tidak membuat pengemudi menjadi agresif atau mengantuk,” ucap Sony, kepada Kompas.com (23/8/2020).

Baca juga: Hasil MotoGP Styria, Drama Tikungan Terakhir Miguel Oliveira Juara

Ilustrasi berkendara saat ngantuk dan lelahhuffingtonpost.com Ilustrasi berkendara saat ngantuk dan lelah

Sony mencontohnya, lagu-lagu rock yang berisik dengan beat cepat, membuat emosi pengemudi berubah, hingga berefek pada gaya berkendara yang lebih ngebut.

Sementara lagu dengan alunan musik yang lebih lembut seperti orkestra misalnya, dalam membuat sopir menjadi lebih santai.

Namun kondisi ini dikhawatirkan membuat pengemudi terlena, sehingga kurang direkomendasikan juga saat di perjalanan.

Baca juga: Banyak yang Masih Bingung, Ini Perbedaan Honda Brio Satya dan RS

IlustrasiThinkstockphotos Ilustrasi

“Selain itu hindari pengaruh musik dengan cara fokus berkendara dan pikirkan risiko-risiko terburuk,” ujar Sony.

“Saat akan melintasi rel kereta api, kecilkan volume musik dan buka kaca jendela sedikit agar suara dari luar bisa terdengar jelas,” katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.