Seperti Pebalap, Perlukah Pakai Tear Off buat Helm Harian?

Kompas.com - 21/07/2020, 18:21 WIB
Helm-helm yang ingin berpartisipasi dalam MotoGP harus memenuhi kualifikasi minimum. istimewaHelm-helm yang ingin berpartisipasi dalam MotoGP harus memenuhi kualifikasi minimum.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ajang balap MotoGP banyak menginspirasi para pencinta roda dua. Bukan hanya dari segi modifikasi motornya, tapi juga penggunaan pelindung kepala alias helm.

Tiap pebalap MotoGP menggunakan helm yang dilengkapi dengan fitur tear off. Tear off atau lapisan plastik yang melindungi bagian luar visor atau kaca helm berfungsi untuk melindungi kaca helm.

Baca juga: Helm Harus Rajin Dicuci untuk Cegah Corona, Begini Caranya

Saat pebalap MotoGP melaju di belakang pebalap lainnya, karet ban belakang yang tergerus bisa saja menempel pada kaca helm. Selain itu, bisa juga untuk melindungi kaca helm dari kerikil yang terhempas oleh ban belakang pebalap yang berada di depan.

Valentino Rossi memamerkan desain helm terbarunya saat sesi latihan bebas MotoGP Italia, Sabtu (2/6/2018).
DOK. YAMAHA MOTOGP Valentino Rossi memamerkan desain helm terbarunya saat sesi latihan bebas MotoGP Italia, Sabtu (2/6/2018).

Lapisan tear off ini biasanya dilepas oleh pebalap ketika sudah mengganggu visibilitas saat balapan. Umumnya, tiap pebalap menggunakan beberapa lapisan tear off.

Untuk balapan, kehadiran tear off memang sangat dibutuhkan. Tapi, untuk berkendara harian, apakah masih diperlukan?

Salcomo Eat, pendiri komunitas Belajar Helm, mengatakan, bahwa lapisan tear off pada helm harian tidak dibutuhkan secara signifikan.

Baca juga: Pemilik Motor Wajib Bersihkan Helm untuk Cegah Penularan Corona di Udara

"Sebenarnya kalau harian tidak terlalu penting. Kita kalau pakai lapisan tear off baiknya pilih tempat," ujar Eato, kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Marc Marquez kembali pimpin klasemen setelah menang di GP Jerez.motogp.com Marc Marquez kembali pimpin klasemen setelah menang di GP Jerez.

Saat di jalan umum, potensi terkena kotoran atau kerikil tidak terlalu besar. Pembersihan visor bisa dilakukan dengan melepas visor dan mencucinya dengan air. Berbeda dengan di sirkuit, pengendara juga bisa menepi sebentar untuk membersihkan visor.

"Atau mau dipakai saat touring, untuk kemudahan membersihkan helm karena mungkin melewati jalur berdeebu atau banyak truk, bisa lebih berguna. Kalau harian, jalan di kota saja, tear off tidak terlalu berfungsi," kata Eato.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X