Masuk Era New Normal, Ini Tips Ringan Sebelum Berkendara Mobil

Kompas.com - 31/05/2020, 14:01 WIB
Bengkel resmi Auto2000 Foto: IstimewaBengkel resmi Auto2000
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Republik Indonesia berencana melakukan relaksasi sosial di tengah pandemi virus corona (Covid-19), yang diberi nama new normal atau kenormalan baru.

Fase ini merupakan lanjutan dari Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) yang mengatur tentang ketentuan aktivitas masyarakat selama pandemi sesuai dengan protokol kesehatan, guna memulihkan produktivitas industri dan bisnis.

Sejalan dengan hal tersebut, Aftersales Division Head Auto2000 Ricky Martawijaya mengingatkan, pentingnya melakukan pemeriksaan kembali mobil yang sudah lama tak digunakan selama work from home, dan PSBB sebelum dioperasikan.

Baca juga: Viral Video Pemotor Cium Aspal, Ingat Konsentrasi saat Berkendara

- -

Pertama, cek tekanan angin ban dan ban serep, volume dan warna oli, serta cairan lain seperti air radiator, washer, wiper, minyak rem, dan air aki. Pastikan semuanya tidak ada yang kurang.

Kemudian, periksa kondisi terminal aki, sambungan dan jalur kabel karena ada risiko digigit tikus saa dibiarkan di dalam garasi. Tak lupa juga kencangkan fan belt untuk menjamin semua dapat beroperasi dengan baik saat dipakai.

"Fungsikan fitur-fitur mobil seperti lampu, audio, dan AC secara bersamaan demi memastikan tidak ada masalah dalam sistem kelistrikan. Termasuk pula mainkan tombol power window di seluruh kaca, lampu sein, klakson, dan wiper depan-belakang," kata Ricky di keterangan tertulis, Sabtu (30/5/2020).

Selanjutnya, cobalah untuk mainkan pedal gas untuk mengetahui secara langsung apakah ada kendala pada putaran mesin kendaraan kesayangan atau tidak.

Baca juga: Cara Ampuh Agar Kabin Mobil Cepat Dingin Usai Parkir di Tempat Panas

Ilustrasi Toyota Home Service (THS)KOMPAS.com/Ruly Ilustrasi Toyota Home Service (THS)

"Kemudian pantau juga indikator untuk berjaga-jaga andai tiba-tiba ada lampu (indikator) yang menyala. Perlahan, jalankan mobil dan injak rem. Kalau sudah yakin aman, ajak mobil berjalan keliling lingkungan rumah dahulu," ujar Ricky.

Jika indikator bahan bakar sudah kurang dari setengah, segera isi ke SPBU terdekat untuk mengurangi risiko tangki bensin terkontaminasi oleh uap air.

Mengikuti protokol kesehatan dalam beraktivitas, khususnya berkendara, siapkan masker di laci dasbor dan hand sanitizer di panel pintu. Tapi ingat, jangan tinggalkan hand sanitizer di dalam mobil ketika kendaraan hendak diparkir kembali.

"Untuk konsumen yang tidak ingin repot atau kesulitan menjalankan prosedur pengecekan di atas, Auto2000 sebagai dealer Toyota terbesar di Indonesia menyediakan layanan Toyota Home Service (THS). Layanan ini untuk melakukan servis berkala sekaligus pengecekan kondisi kendaraan pelanggan," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X