Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menolak Overstock, Pabrik Honda Masih Tutup hingga Akhir Mei

Kompas.com - 09/05/2020, 07:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Demi mencegah penyebaran Covid-19, PT Honda Prospect Motor (HPM) telah menghentikan aktivitas pabrik sejak 13 April 2020. Sementara itu, kantor pusat memberlakukan work from home dan social distancing sesuai protokol pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Rencananya, penutupan pabrik masih terus dilakukan sambil menunggu kejelasan soal status PSBB selanjutnya dari pemerintah.

Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing PT HPM, mengatakan, keputusan memperpanjang penutupan pabrik dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona.

Baca juga: Tukar Tambah Mobil Baru, Sebagian Konsumen Incar Suzuki XL7

Pembangunan pabrik baru HondaFebri Ardani/KompasOtomotif Pembangunan pabrik baru Honda

“Sebelumnya kami sudah umumkan penutupan sampai akhir April. Terus kami putuskan untuk berhenti sampai akhir Mei. Supaya meyakinkan kondisi siklus di diler sehat, supaya tidak ada stok berlebih,” ujar Billy dalam konferensi video, Jumat (8/5/2020).

Sementara untuk kebutuhan ekspor, menurut dia, permintaannya selalu bergantung negara yang melakukan impor. Apalagi, beberapa negara tujuan ekspor saat ini masih berstatus lockdown.

“Kami akan menyesuaikan produksi, mengikuti permintaan pasar untuk domestik dan ekspor tentunya,” ucap Billy.

Baca juga: Jangan Main-main, Masih Nekat Mudik Bakal Kena Denda Rp 100 Juta

Honda Thailand potong kapasitas produksiWorldindustrialreporter Honda Thailand potong kapasitas produksi

“Ekspor CBU saat ini masih menggunakan stok yang ada. Karena seperti Filipina dan Vietnam masih menunda beberapa importasi,” katanya.

Sebelumnya dikabarkan, pabrik PT Astra Daihatsu Motor (ADM) telah kembali beroperasi mulai 27 April lalu, sejak berhenti beraktivitas pada 10-24 April 2020.

Langkah awal yang dilakukan tidak langsung memulai kerja, tetapi lebih pada melatih karyawan melakukan proses produksi sesuai protokoler Covid-19.

Dalam keterangan resminya, Senior Executive Director PT ADM Erlan Krisnaring mengatakan, perusahaan akan memastikan seluruh proses produksi pabrik berjalan sesuai ketentuan pemerintah sehingga kesehatan dan keselamatan karyawan tetap terjaga.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.