Tukar Tambah Mobil Baru, Sebagian Konsumen Incar Suzuki XL7

Kompas.com - 08/05/2020, 07:22 WIB
Suzuki XL7 dok. Suzuki IndonesiaSuzuki XL7

JAKARTA, KOMPAS.com – Suzuki XL7 jadi salah satu model yang baru diluncurkan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) pada awal 2020. Melihat animo konsumen, model ini rupanya cukup diminati dan sudah banyak terjual.

Dikutip dari data wholesales Gaikindo, pada kuartal pertama tahun ini, XL7 berhasil terdistribusi sebanyak 3.985 unit. Capaian terbanyak terjadi pada Februari lalu, yakni sebanyak 2.220 unit.

Mobil yang menyasar segmen Low SUV ini ternyata juga jadi incaran konsumen yang ingin naik kelas, dengan tukar tambah mobil.

Baca juga: Ingin Balik Nama Kepemilikan Kendaraan, Segini Rincian Biayanya

Suzuki XL7KOMPAS.com/Ruly Suzuki XL7

“Jadi yang tukar tambah paling banyak XL7, terutama sejak meluncur Februari,” ujar Hendro Kaligis, Business Development Head PT SIS, dalam konferensi video (7/5/2020).

Menurutnya, selama 14 hari program penjualan pasca peluncuran, konsumen yang berniat melakukan tukar tambah mencapai ratusan orang.

“Itu paling dahsyat di Jakarta, tapi kami hanya bisa serap sebanyak 30-an konsumen, karena ada batasan pelat nomor dan usia mobil yang ingin ditukar,” ucap Hendro.

Baca juga: Mobil Kelamaan Nganggur di Garasi, Perlukah Aki Dicopot?

Test Drive Suzuki XL7KOMPAS.COM/DIO Test Drive Suzuki XL7

“Sampai sekarang masih berlanjut, banyak yang tukar tambah XL7. Nomor dua saingannya S-Cross dan Ertiga, tapi masih lebih banyak Ertiga,” katanya.

Tren konsumen yang melakukan tukar tambah, tak lepas dari periode penggunaan mobil yang sudah berubah. Hendro mengatakan, konsumen saat ini relatif lebih singkat dalam menggunakan mobil.

“Mungkin dulu orang pakai sampai 8 tahun, kalau sekarang lebih pendek. Ertiga launching 2012, sekarang sudah banyak yang tukar tambah, jadi banyak yang merasa sudah waktunya ganti,” ujar Hendro.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X