Kompas.com - 27/04/2020, 17:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ada kalanya pemilik sepeda motor mengeluhkan kendaraannya yang tiba-tiba terasa tak bertenaga saat digas alias ngempos. Kondisi tersebut umumnya terjadi karena adanya kebocoran kompresi.

Kebocoran kompresi pada mesin motor umumnya terjadi karena usia kendaraan atau komponen. Namun, bisa juga karena jarang melakukan servis atau perawatan secara berkala.

Baca juga: Jangan Salah, Mesin Motor Juga Bisa Overheat

Venus Adha, Head of Training Center Wahana, Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Jakarta dan Tangerang mengatakan, setidaknya ada empat penyebab jika motor ngempos saat digas.

Filter udara motor kotormazped.com Filter udara motor kotor

"Untuk motor ngempos, ada beberapa penyebab, yaitu valve (katup/klep) yang terlalu rapat, kualitas bahan bakar kurang bagus, piston atau ring pistonnya lemah dan filter udara yang kotor," kata Venus, kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Venus menambahkan, mesin motor yang ngempos bisa terjadi karena pengaturan klep kurang tepat, bisa terlalu rapat atau sebaliknya.

Mengukur kerapatan klep juga tidak bisa dilakukan sembarangan. Sebaiknya, pilih bengkel yang memang punya kapasitas mengerjakan hal itu.

Baca juga: Sering Panaskan Mesin Motor Selama Masa PSBB Justru Berdampak Buruk?

Ring piston yang sudah lemah atau tidak dapat bekerja secara optimal juga dapat menjadi faktor lainnya.

Ring piston yang aus membuat bercampurnya udara dan bahan bakar selama kompresi. Ring piston yang aus juga bisa membuat oli di piston masuk ke ruang bakar.

Ring PistonFoto: Enginebasics Ring Piston

"Kerap dianggap sepele, tapi pemilihan bahan bakar berpengaruh pada performa kendaraan. Baiknya dalam memilih BBM disesuaikan dengan tingkat kompresi motor. Oktan yang tepat dapat membantu pembakaran mesin," ujar Venus.

Filter udara berfungsi menyaring udara kotor tidak masuk ke karburator atau sistem injeksi. Jika udara yang masuk bersih, maka pembakaran juga lebih baik. Sebaliknya, udara kotor yang masuk ke ruang bakar membuat pembakaran tidak maksimal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.