[POPULER OTOMOTIF] Ojol Merasa Dipermainkan Aturan PSBB | Lokasi Razia Selama PSBB

Kompas.com - 15/04/2020, 06:02 WIB
Pengemudi ojek online menunggu penumpang di Kawasan Stasiun Sudirman, Jakarat Pusat, Rabu (11/3/2020). Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi menaikan tarif ojek online untuk zona 2 atau wilayah Jabodetabek pada 16 Maret 2020. Kemenhub memutuskan untuk menaikan tarif batas bawah (TBB) ojol sebesar Rp 250 per kilometer (km) menjadi Rp 2.250 per km, dari sebelumnya Rp 2.000 per km. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPengemudi ojek online menunggu penumpang di Kawasan Stasiun Sudirman, Jakarat Pusat, Rabu (11/3/2020). Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi menaikan tarif ojek online untuk zona 2 atau wilayah Jabodetabek pada 16 Maret 2020. Kemenhub memutuskan untuk menaikan tarif batas bawah (TBB) ojol sebesar Rp 250 per kilometer (km) menjadi Rp 2.250 per km, dari sebelumnya Rp 2.000 per km.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah resmi memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB), khususnya pada daerah yang termasuk ke dalam zona merah, seperti DKI Jakarta, Depok, Bekasi, dan Bogor.

Kebijakan ini juga termasuk pembatasan jumlah kendaraan yang akan melintas. Tentunya, selain pengecekan apakah orang tersebut menggunakan masker, dan sarung tangan khusus untuk pengendara sepeda motor.

Selain itu, yang tidak kalah menariknya lagi soal lokasi razia kendaraan selama PSBB.

Penasaran seperti apa, berikut ini lima berita terpopuler di kanal otomotif pada Selasa 14?April 2020:

1. Bantu Driver Dapat Penghasilan, Gojek dan Grab Tagih Janji Permenhub

Pengemudi ojek online memakaikan helm kepada penumpangnya di Kawasan Stasiun Sudirman, Jakarat Pusat, Rabu (11/3/2020). Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi menaikan tarif ojek online untuk zona 2 atau wilayah Jabodetabek pada 16 Maret 2020. Kemenhub memutuskan untuk menaikan tarif batas bawah (TBB) ojol sebesar Rp 250 per kilometer (km) menjadi Rp 2.250 per km, dari sebelumnya Rp 2.000 per km.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Pengemudi ojek online memakaikan helm kepada penumpangnya di Kawasan Stasiun Sudirman, Jakarat Pusat, Rabu (11/3/2020). Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi menaikan tarif ojek online untuk zona 2 atau wilayah Jabodetabek pada 16 Maret 2020. Kemenhub memutuskan untuk menaikan tarif batas bawah (TBB) ojol sebesar Rp 250 per kilometer (km) menjadi Rp 2.250 per km, dari sebelumnya Rp 2.000 per km.

Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) mulai diterapkan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Jumat (10/4/2020). Kebijakan ini diberlakukan usai disetujui Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada sektor transportasi, penggunaan ojek online tengah jadi sorotan. Sebab ada dualisme aturan yang berbeda pendapat, satu memperbolehkan, tapi yang lain melarang.

Menanggapi hal ini, Chief of Corporate Affairs Gojek Nila Marita, mengatakan, pihaknya masih menunggu kepastian dari Plt Menteri Perhubungan Luhut Binsar Pandjaitan.

“Saat ini kami masih menunggu secara resmi mengenai kapan Permenhub tersebut diberlakukan,” ujar Nila, dalam keterangan tertulis (13/4/2020).

Baca juga: Bantu Driver Dapat Penghasilan, Gojek dan Grab Tagih Janji Permenhub

2. Perdana Balapan Virtual MotoGP, Rossi Finis Posisi Tujuh

Virtual Race MotoGP 2020Foto: Crash.net Virtual Race MotoGP 2020

Debut perdana Valentino Rossi pada balapan virtual MotoGP 2020 tidak menuai hasil fantastis. Mengalami kesulitan beradaptasi, The Doctor 46 menempati peringkat ketujuh.

Berlangsung di Sirkuit Red Bull Ring, Australia, MotoGP Virtual Race ini merupakan seri kedua di 2020. Balapan dilaksanakan Minggu (12/4/2020) pukul 14.00 BST (British Summer Time) atau 20.00 WIB.

Rossi yang sempat absen pada seri pertama dua pekan lalu, akhirnya ikut berlaga bersama sembilan pebalap lainnya. Namun, ia mengaku tidak terlalu akrab dengan gim balap tersebut.

Baca juga: Perdana Balapan Virtual MotoGP, Rossi Finis Posisi Tujuh

3. Ojol Lemas, Merasa Dipermainkan Aturan PSBB Jakarta

Pengemudi ojek daring menunggu orderan di kawasan Tanah Kusir, Jakarta, Selasa (7/4/2020). Berlakunya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah DKI Jakarta mulai 7 April 2020, pemerintah melarang transportasi daring khususnya sepeda motor untuk mengangkut penumpang. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/foc.ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARI Pengemudi ojek daring menunggu orderan di kawasan Tanah Kusir, Jakarta, Selasa (7/4/2020). Berlakunya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah DKI Jakarta mulai 7 April 2020, pemerintah melarang transportasi daring khususnya sepeda motor untuk mengangkut penumpang. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/foc.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan bahwa ojek online ( ojol) tetap dilarang angkut penumpang selama Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) sesuai Permenkes Nomor 9 Tahun 2020.

Artinya DKI Jakarta tetap berpegang pada Pergub Nomor 33 Tahun 2020, dan tidak mengikuti Peraturan Menteri Perhubungan ( Permenhub) Nomor 18 Tahun 2020 yang diteken Luhut Binsar Panjaitan, pekan lalu.

Ketua Presidium Nasional Garda Indonesia Igun Wicaksono, dari komunitas ojol merasa dirugikan dengan adanya tumpang tindih peraturan yang ada, dan pada akhirnya tetap membuat ojol tidak bisa angkut penumpang.

Baca juga: Ojol Lemas, Merasa Dipermainkan Aturan PSBB Jakarta

4. Lalu Lintas Ibu Kota Kembali Ramai pada Hari Ke-4 PSBB

Petugas gabungan dari TNI, Polri, Polisi Pamong Praja dan Dishub DKI Jakarta melakukan imbauan kepada pengendara mobil dan motor untuk dapat mematuhi penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di jalan Penjernihan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2020). Imbauan ini dilakukan agar masyarakat menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) selama 14 hari, yang salah satu aturannya adalah pembatasan penumpang kendaraan serta anjuran untuk menggunakan masker jika berkendara.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Petugas gabungan dari TNI, Polri, Polisi Pamong Praja dan Dishub DKI Jakarta melakukan imbauan kepada pengendara mobil dan motor untuk dapat mematuhi penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di jalan Penjernihan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2020). Imbauan ini dilakukan agar masyarakat menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) selama 14 hari, yang salah satu aturannya adalah pembatasan penumpang kendaraan serta anjuran untuk menggunakan masker jika berkendara.

Arus lalu lintas di wilayah DKI Jakarta terpantau ramai lancar pada hari keempat penerapan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB), Senin (13/4/2020).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan, hal ini sedikit banyak dipengaruhi oleh pergerakan kendaraan luar kota yang masuk ke Jakarta, seiring dengan kembalinya aktivitas di beberapa sektor.

"Hari Senin ini tampak pergerakan lebih tinggi, kami menyaksikan khususnya pergerakan dari luar Jakarta ke dalam Jakarta itu masih cukup padat," katanya dalam konferensi pers yang disiarkan di YouTube, Senin (13/4/2020).

Baca juga: Lalu Lintas Ibu Kota Kembali Ramai pada Hari Ke-4 PSBB

5. Kabar Jimny Diproduksi di India, Ini Kata Suzuki Indonesia

Ilustrasi Suzuki Jimny di pasar mobil bekasOLX Ilustrasi Suzuki Jimny di pasar mobil bekas

Kabar Suzuki akan memproduksi Jimny di India makin santer terdengar. Beberapa media lokal mengatakan bila SUV legendaris Suzuki tersebut akan muncul dalam dua versi.

Lantas bagaimana dengan nasib PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), karena sejak tahun lalu SIS sudah mengajukan ke prinsipal untuk memproduksi Jimny di Cikarang, Jawa Barat.

Menaggapi hal ini, Donny Saputra, Marketing Pemasaran Roda Empat PT SIS, menjelaskan bila kabar tersebut belum bisa dipastikan karena tidak ada pernyataan resmi, baik dari pihak Suzuki India maupun prinsipal.

Baca juga: Kabar Jimny Diproduksi di India, Ini Kata Suzuki Indonesia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.