Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lalu Lintas Ibu Kota Kembali Ramai pada Hari Ke-4 PSBB

Kompas.com - 14/04/2020, 07:42 WIB

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Arus lalu lintas di wilayah DKI Jakarta terpantau ramai lancar pada hari keempat penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), Senin (13/4/2020).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan, hal ini sedikit banyak dipengaruhi oleh pergerakan kendaraan luar kota yang masuk ke Jakarta, seiring dengan kembalinya aktivitas di beberapa sektor.

"Hari Senin ini tampak pergerakan lebih tinggi, kami menyaksikan khususnya pergerakan dari luar Jakarta ke dalam Jakarta itu masih cukup padat," katanya dalam konferensi pers yang disiarkan di YouTube, Senin (13/4/2020).

Baca juga: Penjelasan Kemenhub Izinkan Ojol Angkut Penumpang Saat PSBB Jakarta

Petugas gabungan dari TNI, Polri, Polisi Pamong Praja dan Dishub DKI Jakarta melakukan imbauan kepada pengendara mobil dan motor untuk dapat mematuhi penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di jalan Penjernihan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2020). Imbauan ini dilakukan agar masyarakat menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) selama 14 hari, yang salah satu aturannya adalah pembatasan penumpang kendaraan serta anjuran untuk menggunakan masker jika berkendara.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Petugas gabungan dari TNI, Polri, Polisi Pamong Praja dan Dishub DKI Jakarta melakukan imbauan kepada pengendara mobil dan motor untuk dapat mematuhi penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di jalan Penjernihan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2020). Imbauan ini dilakukan agar masyarakat menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) selama 14 hari, yang salah satu aturannya adalah pembatasan penumpang kendaraan serta anjuran untuk menggunakan masker jika berkendara.

Padahal, menurut Anies, selama tiga hari pertama PSBB, yaitu Jumat (10/4/2020) hingga Minggu (12/4/2020), mobilitas masyarakat cukup rendah.

"Tiga hari pertama bersamaan dengan hari libur nasional dan akhir pekan, lalu lintas Jakarta relatif lengang dan sepi. Banyak masyarakat yang berkegiatan di rumah atau lingkungannya," ujar dia.

Hal serupa dinyatakan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dalam keterangan tertulisnya. Meski demikian, ia menilai kesadaran masyarakat atas PSBB sudah meningkat.

Baca juga: Daftar Kendaraan yang Boleh Melintas Saat PSBB Jakarta

Petugas gabungan dari TNI, Polri, Polisi Pamong Praja DKI Jakarta dan Dsihub melakukan imbauan kepada pengendara motor untuk dapat mematuhi penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di jalan cempaka putih raya, Cempaka Putih, Jakarta (11/4/2020). Iimbauan ini dilakukan agar masyarakat menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) selama 14 hari, yang salah satu aturannya adalah pembatasan penumpang kendaraan serta anjuran untuk menggunakan masker jika berkendara.ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI Petugas gabungan dari TNI, Polri, Polisi Pamong Praja DKI Jakarta dan Dsihub melakukan imbauan kepada pengendara motor untuk dapat mematuhi penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di jalan cempaka putih raya, Cempaka Putih, Jakarta (11/4/2020). Iimbauan ini dilakukan agar masyarakat menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) selama 14 hari, yang salah satu aturannya adalah pembatasan penumpang kendaraan serta anjuran untuk menggunakan masker jika berkendara.

"Ini kan hari kerja, ada beberapa tempat yang memang diperbolehkan (kerja). Tapi, saya rasa tingkat kesadaran masyarakat sudah terbilang tinggi, walau lalin agak padat," katanya.

Melihat hal itu, Pemprov DKI Jakarta akan berkoordinasi dengan wilayah penyanggah, yakni Jawa Barat dan Banten, untuk meningkatkan pengawasan terhadap potensi dampak penyebaran virus corona alias Covid-19.

"Kami menyadari PSBB baru di DKI, sementara Jabodetabek tiga provinsi, Jabar dan Banten. Insya Allah, Rabu tetangga kita di Jabar sudah akan laksanakan PSBB. Mudah-mudahan di Banten segera sehingga penegakan aturan menjadi jauh lebih mudah," ucap Anies.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.