Selama PSBB, Bengkel Resmi Motor di Jakarta Tak Beroperasi?

Kompas.com - 13/04/2020, 10:12 WIB
Bengkel resmi di bilangan Kemang, Jakarta Selatan, Senin (8/7/2019) KOMPAS.com - Walda MarisonBengkel resmi di bilangan Kemang, Jakarta Selatan, Senin (8/7/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 atau virus Corona memaksa Pemerintah untuk mengambil langkah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB). Selama periode ini, aktivitas di bengkel resmi sepeda motor pun terpaksa dibatasi.

Ahmad Muhibbuddin, General Manager Corporate Communication PT Astra Honda Motor (AHM), mengatakan, untuk memenuhi peraturan pemerintah, serta menjaga kesehatan dan keamanan, jaringan Honda di wilayah DKI tidak beroperasi pada 10-12 April.

Baca juga: Bersihkan Kick Starter Motor di Rumah Saat Kondisi PSBB

"Atau sampai dengan mendapatkan izin beroperasi terbatas dari Pemda dan kepolisian setempat dengan minimal operation dari sisi SDM/tenaga kerja dan dengan protokol kesehatan yang ketat," ujar Muhibbuddin, saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (11/4/2020).

Servis rutin di bengkel resmi Suzuki kini disertai program khusus.Suzuki Indomobil Sales Servis rutin di bengkel resmi Suzuki kini disertai program khusus.

Honda tetap menyiapkan layanan Service Kunjung dan Honda Care yang juga siap melayani dengan standar layanan kesehatan khusus.

Antonius Widiantoro, Public Relations Manager PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), mengatakan, pihaknya juga mewajibkan semua diler dan bengkel resmi Yamaha untuk menaati arahan PSBB yang diterapkan oleh Pemerintah.

"Mereka akan tetap aktif untuk terhubung dengan pelanggan melalui cara-cara yang aman, efektif, dan tidak melanggar aturan. Layanan Servis Kunjung Yamaha (SKY) tetap beroperasi, tapi tetap harus menghubungi bengkel terlebih dahulu," kata Anton.

Baca juga: PSBB di Bogor, Ini Jadwal Operasional Angkutan Umum

Banggas Pardede, pimpinan main dealer sepeda motor Suzuki, mengatakan, untuk kegiatan servis, kita koordinasi dengan pihak berwajib setempat. Bengkel tetap bisa operasional, tetap jumlah mekanik dikurangi.

"Selain itu, kita pastikan ada pengaturan jarak antara konsumen. Kita tetap mematuhi dan mengikuti ketentuan yang berlaku. Selain itu, kita juga membuat layanan home service. Jadi, jika konsumen ingin servis, bisa menghubungi diler terdekat," ujar Banggas.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X