PSBB di Bogor, Ini Jadwal Operasional Angkutan Umum

Kompas.com - 12/04/2020, 15:01 WIB
Sejumlah rangkaian kereta rel listrik terpakir di Dipo Depok, Jawa Barat, Senin (23/3/2020). PT Kereta Commuter Indonesia membatalkan pembatasan jam operasional dan akan mengembalikan jam operasional Kereta rel listrik (KRL) menjadi normal mulai Senin (20/3) pukul 15.00 WIB imbas padatnya penumpang pada pagi harinya. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/aww. ANTARA FOTO/ASPRILLA DWI ADHASejumlah rangkaian kereta rel listrik terpakir di Dipo Depok, Jawa Barat, Senin (23/3/2020). PT Kereta Commuter Indonesia membatalkan pembatasan jam operasional dan akan mengembalikan jam operasional Kereta rel listrik (KRL) menjadi normal mulai Senin (20/3) pukul 15.00 WIB imbas padatnya penumpang pada pagi harinya. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/aww.
Penulis Ari Purnomo
|

BOGOR, KOMPAS.com- Kota Bogor menjadi satu dari lima daerah di Jawa Barat ( Jabar) yang akan memberlakukan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB).

Pemkot Bogor sudah mempersiapkan segalanya selama penerapan PSBB yang direncanakan akan dimulai Rabu (14/4/2020).

Salah satunya adalah mengenai pembatasan jadwal operasional transportasi umum yang ada di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Eko Prabowo mengatakan, semua peraturan PSBB sama dengan Provinsi DKI Jakarta yang sudah menerapkan lebih dulu.

Baca juga: Penerapan PSBB, Dishub Bogor Usulkan Motor Dilarang Boncengan

Mulai dari kewajiban menggunakan masker, menggunakan sarung tangan bagi pengendara sepeda motor, mengatur jumlah penumpang mobil pribadi dan angkutan. Serta kemungkinan pelarangan kendaraan roda dua untuk berboncengan.

Tangkapan layar akun Instagram @jktinfo yang menggambarkan kondisi penumpukan penumpang KRL, Senin (23/3/2020).Tangkapan layar akun Instagram @jktinfo Tangkapan layar akun Instagram @jktinfo yang menggambarkan kondisi penumpukan penumpang KRL, Senin (23/3/2020).

“Tetapi ada beberapa aturan yang mungkin berbeda ini berkaitan dengan kearifan lokal daerah, seperti operasional transportasi umum,” kata Eko saat dihubungi Kompas.com, Minggu (12/4/2020).

Berpandangan kearifan lokal masyarakat Bogor tersebut, lanjutnya, operasional transportasi umum akan mulai pukul 05.00 WIB sampai dengan pukul 20.00 WIB.

Jam operasional ini memang berbeda dengan wilayah Jakarta yang hanya sampai pukul 18.00 WIB dari pukul 06.00 WIB saja.

Baca juga: PSBB Bogor, Ini 6 Lokasi Razia di Wilayah Bogor

Menurut Eko, Jadwal ini juga menyesuaikan dengan jadwal kereta api listrik (KRL) yang melintas di wilayah tersebut.

Sehingga, pihaknya pun memilih lebih memperpanjang jadwal operasional dengan pertimbangan kebutuhan masyarakat akan transportasi tersebut.

Petugas kepolisian menghalau pengendara motor yang akan masuk ke Jakarta karena tidak mengenakan masker saat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di perbatasan Tangerang Selatan dengan DKI Jakarta, Sabtu (11/4/2020). Pada hari kedua pelaksanaan penerapan PSBB masih banyak pengendara yang melanggar aturan dimana masih ada yang tidak mengenakan masker, pembatasan duduk penumpang mobil serta jumlah penumpang mobil yang melebihi aturan.ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBAL Petugas kepolisian menghalau pengendara motor yang akan masuk ke Jakarta karena tidak mengenakan masker saat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di perbatasan Tangerang Selatan dengan DKI Jakarta, Sabtu (11/4/2020). Pada hari kedua pelaksanaan penerapan PSBB masih banyak pengendara yang melanggar aturan dimana masih ada yang tidak mengenakan masker, pembatasan duduk penumpang mobil serta jumlah penumpang mobil yang melebihi aturan.

“Kalau pukul 05.00 WIB itu kan banyak masyarakat yang berbelanja ke pasar, makanya dimulai pada jam tersebut. Kemudian batasnya pukul 20.00 WIB itu kan mengikuti jam KRL juga,” katanya.

Meski jam operasional transportasi umum lebih malam dibandingkan Jakarta, Eko memastikan, selama PSBB pengawasan terhadap aktivitas masyarakat terutama yang menggunakan kendaraan akan terus dilakukan.

Baca juga: Evaluasi PSBB, 90 Persen Pengguna Motor Tak Pakai Sarung Tangan

“Kami menyiagakan 125 petugas dari Dishub yang akan disebar ke sejumlah titik pengawasan, nanti petugas akan dibagi menjadi tiga shift dan berjaga selama 24 jam,” katanya.

Selain dari Dishub, pengawasan kendaraan yang melintas di wilayah Kota Bogor juga akan diperkuat dengan personil dari TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Kesehatan dan juga dari BPBD.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X