Kenali Gejala Vapor Lock pada Rem Mobil

Kompas.com - 02/03/2020, 10:32 WIB
Ilustrasi Rem blong Ilustrasi Rem blong
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com- Rem merupakan komponen vital pada kendaraan, baik roda empat maupun roda dua. Maka dari itu, piranti penghenti laju ini harus dipastikan dalam kondisi bagus dan bisa bekerja maksimal saat digunakan.

Sehingga, kendaraan bisa berhenti dengan sempurna dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Akan tetapi, pada beberapa kejadian terutama pada mobil, rem terkadang mengalami gejala blong atau yang dikenal dengan istilah vapor lock.

Kondisi ini terjadi karena adanya uap air yang masuk dalam saluran pengereman. Sehingga membuat rem tidak bisa bekerja optimal dan seakan-akan blong atau tidak pakem.

Banyak pengemudi yang kemudian dibuat panik saat mengalami kejadian ini, terlebih saat kecepatan kendaraan tinggi.

Maka dari itu perlu dipahami mengenai vapor lock ini sehingga pengemudi bisa melakukan antisipasi.

Baca juga: Jangan Panik, Begini Cara Atasi Rem Blong Mobil

Technical Support Manager PT Toyota Astra Motor ( TAM) Didi Ahadi mengatakan, vapor lock terjadi karena minyak rem panas hingga mendidih.

“Saat minyak rem mendidih maka muncullah uap air, dan uap air inilah yang membuat rem menjadi blong atau terjadi vapor lock,” katanya kepada Kompas.com, Senin (2/3/2020).

Ilustrasi mengganti minyak rem sendirilouis-moto.co.uk Ilustrasi mengganti minyak rem sendiri

Didi menambahkan, adanya uap air ini salah satunya disebabkan oleh perilaku pengemudi yang terlalu banyak menginjak pedal rem. Hal ini membuat minyak rem menjadi panas dan berimbas pada mendidihnya minyak.

“Bisa saja disebabkan karena pengemudi banyak menginjak pedal rem atau terlalu sering melakukan pengereman, sehingga minyak menjadi panas dan mendidih,” ucapnya.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X