Jangan Asal Derek Mobil yang Terendam Banjir, Kenali Sistem Geraknya

Kompas.com - 26/02/2020, 17:01 WIB
Sejumlah mobil terendam banjir akibat hujan yang mengguyur di wilayah Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (24/1/2020). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan dalam periode sepekan kedepan, hujan disertai petir terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. KOMPAS.com/M LUKMAN PABRIYANTOSejumlah mobil terendam banjir akibat hujan yang mengguyur di wilayah Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (24/1/2020). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan dalam periode sepekan kedepan, hujan disertai petir terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.

JAKARTA, KOMPAS.com - Mobil yang terendam banjir tidak bisa digunakan sebelum diperbaiki. Untuk itu, perlu mobil derek untuk membawanya ke bengkel resmi atau bengkel umum yang terpercaya.

Mobil derek sendiri bermacam-macam jenisnya. Khusus untuk mobil derek yang mengangkat roda depan atau belakang, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelumnya.

Baca juga: Masih Banyak Mobil Korban Banjir yang Antre di Bengkel untuk Diperbaiki

Didi Ahadi, Technical Support Manager PT Toyota Astra Motor (TAM) mengatakan, sebelum mobil diderek, ketahui dulu jenis sistem penggerak roda mobil.

Apakah mobil dengan jenis penggerak roda depan (FWD), penggerak roda belakang (RWD), atau penggerak semua roda (AWD).

Mobil derek Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Sabtu (4/6/2016), menarik mobil milik warga yang terendam banjir akibat tanggul jebol di Pantai Mutiara, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Jumat malam sebelumnya.
KOMPAS.com/DAVID OLIVER PURBA Mobil derek Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Sabtu (4/6/2016), menarik mobil milik warga yang terendam banjir akibat tanggul jebol di Pantai Mutiara, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Jumat malam sebelumnya.

"Jika saat mobil diderek, dan bagian penggeraknya yang menyentuh tanah dan berputar, dapat mengakibatkan kerusakan di bagian drivetrain dan komponen-komponen yang berhubungan," ujar Didi, saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini.

Didi menambahkan, komponen-komponen elektronik yang berhubungan dengan roda dapat terbakar, tergantung dari seberapa besar kerusakannya.

Baca juga: Ingat Lagi Estimasi Biaya Perbaikan Mobil yang Terendam Banjir

Untuk mobil berpenggerak roda depan, hendaknya roda depan yang diangkat. Sedangkan untuk penggerak roda belakang, maka roda belakang yang diangkat.

Untuk penggerak semua roda, ada baiknya mobil tersebut digendong, tidak diderek dengan roda depan atau roda belakang diangkat.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X