Awal Tahun, Banyak Mobil Masuk Bengkel Karena Terendam Banjir

Kompas.com - 26/02/2020, 15:22 WIB
Sebuah mobil yangs ednag parkir di pinggir jalan rusak akibat tertimpa pohon tumbang di kawasan Batu Gajah, Kecamatan Sirimau, Ambon, Kamis (2/1/2020) KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYSebuah mobil yangs ednag parkir di pinggir jalan rusak akibat tertimpa pohon tumbang di kawasan Batu Gajah, Kecamatan Sirimau, Ambon, Kamis (2/1/2020)
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Memasuki akhir Februari, wilayah DKI Jakarta kembali dihadapkan dengan masalah banjir. Tak sedikit mobil milik warga yang terendam air, dan harus masuk bengkel untuk mendapat perbaikan.

Namun jika dibandingkan dengan banjir saat awal Januari lalu, jumlah mobil yang melakukan perbaikan rupanya terbilang menurun.

Sigit Wahyu Anggoro, Group Head Marketing CARfix Indonesia, mengatakan, sejak awal tahun pelanggan yang melakukan perbaikan karena banjir memang cukup banyak.

Baca juga: Begini Cara Bikin Kabin Mobil Cepat Dingin Usai Parkir di Tempat Panas

Ilustrasi mesin mobil yang terendam banjirKompas.com/Dio Ilustrasi mesin mobil yang terendam banjir

“Sejak banjir yang terjadi awal tahun, konsumen di Jakarta memang didominasi pelanggan terkena banjir, sekitar 10 persen pelanggan masuk bengkel karena banjir,” ujarnya kepada Kompas.com (26/2/2020).

Menurutnya, penurunan terjadi karena musibah banjir hanya berlangsung satu atau dua hari yang mana lebih singkat dibandingkan saat Januari lalu.

“Karena musibahnya baru terjadi kemarin sebenarnya belum bisa kami analisa,” kata Sigit.

Baca juga: Acuan Modifikasi Suzuki XL7, Siap Terjang Banjir

Luapan Kali Ciliwung memutus jalur kendaraan di Jalan KH Abdullah Syafiie, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (13/1/2014). Luapan kali mulai menggenangi permukiman dan memutus jalan sejak Senin dini hari.AGUS SUSANTO/KOMPAS Luapan Kali Ciliwung memutus jalur kendaraan di Jalan KH Abdullah Syafiie, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (13/1/2014). Luapan kali mulai menggenangi permukiman dan memutus jalan sejak Senin dini hari.

“Tapi kalau unit yang masuk lebih banyak saat banjir yang pertama (Januari), mungkin karena pelanggan sudah prepare kemungkinan-kemungkinannya,” ucapnya.

Untuk diketahui, sepanjang Februari 2020 CARfix telah menerima sekitar 215 unit mobil korban banjir yang ditangani oleh seluruh outlet di Jabodetabek. Angka ini diklaim menurun dibandingkan saat Januari lalu.

Kendaraan terdampak banjir yang masuk sejak Januari sudah tertangani semua. Sementara untuk yang masuk bulan Februari, masih ada beberapa yang belum selesai.

“Rata-rata kerusakan ada di level medium, air masuk sampai jok dan dasbor,” ujar Sigit.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X