Setelah BBN-KB, Toyota Siap Naikan Harga Lagi di Januari 2020

Kompas.com - 16/12/2019, 07:02 WIB
Toyota Calya Facelift 2019 Toyota Calya Facelift 2019
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Terhitung 11 Desember 2019, deretan produk yang dipasarkan PT Toyota Astra Motor (TAM) telah mengalami kenaikan harga akibat adanya penyesuaian tarif Bea Balik Nama Kendaraan ( BBN-KB) untuk wilayah DKI Jakarta.

Kenaikannya bervariasi dari tiap model yang dipasarkan. Menariknya, walau makin mahal, namun dipastikan koreksi harga yang dilakukan saat ini bukan menjadi yang terakhir, karena pada Januari 2020, Toyota akan mengerek harga mobil lagi.

Menurut Direktur Pemasaran TAM Anton Jimmi Suwandy, kenaikan harga yang akan terjadi beberapa minggu lagi merupakan hal rutin yang terjadi di awal tahun.

Baca juga: Recall Toyota Rush Berlanjut Hingga 2020

"Mau tidak mau, jadi akan terjadi kenaikan harga lagi memang. Januari pasti akan naik lagi, karena ada inflasi, biaya-biaya juga kebanyakan naik di awal tahun. Untuk yang naik saat ini memang karena terkait perintah atau aturan, tapi hanya terbatas Jakarta saja," ucap Anton kepada media pekan lalu di Jakarta.

Mobil LCGC di GIIAS 2019.Kompas.com/Donny Mobil LCGC di GIIAS 2019.

Anton menjelaskan, bila kenaikan di bulan pertama 2020 nanti juga berlaku untuk semua model. Namun ketika ditanya soal kisaran persentase berapa naiknya, dia masih enggan untuk menyebutkan.

Untuk terkait masalah BBN-KB sendiri, beberapa harga mobil Toyota terkerek cukup signifikan. Contoh untuk Rush yang setiap variannya naik Rp 5,4 juta, sementara untuk Avanza naik Rp 4,1 juta.

Baca juga: Imbas BBN-KB, Toyota Resmi Naikkan Harga Produknya

"Untuk kenaikannya awal tahun itu belum, karena biasanya ada hitung-hitungan di akhir bulan nanti. Itu semua akan dikalkulasi dari biaya delivery dan lain-lain ada hitungannya juga," ucap Anton.

Spesifikasi lengkap All New Toyota Corolla Altis 2019Stanly Spesifikasi lengkap All New Toyota Corolla Altis 2019

Sebelumnya, masalah kenaikan harga BBN-KB DKI Jakarta yang jatuh pada akhir tahun juga menjadi salah satu perhatian bagi PT Astra Daihatsu Motor (ADM). Pasalnya, konsumen akan terpukul dua kali lantaran di awal 2020 nanti harga produk mobil baru akan kembali naik.

"Rasanya konsumen akan shock, tapi kalau butuh yah mereka akan tetap beli. Tapi memang momen kenaikan di akhir tahun ini kurang tepat, apalagi nanti di awal tahun pasti tebel naik lagi, konsumen akan double shock," ujar Direktur Penjualan PT ADM Amelia Tjandra, beberapa waktu lalu.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X