Menikmati Eksotis Pesona Bawah Laut Kolaka Bersama Terios

Kompas.com - 16/11/2019, 09:02 WIB
Melihat pesona bawah laut Pulau Padamarang di Kolaka Melihat pesona bawah laut Pulau Padamarang di Kolaka
Penulis Stanly Ravel
|

KOLAKA, KOMPAS.com - Pertualangan Daihatsu Terios 7 Wonders di Kolaka, Sulawesi Tenggara, akhirnya menyentuh titik akhir. Perjalanan menyambangi tujuh ragam destinasi yang belum banyak diketahui publik pun berhasil dituntaskan.

Tiga hari menguji performa Terios "dibayar lunas" dengan menyambangi Pulau Padamarang untuk melihat surga bawah laut yang masih tersembunyi karena jarang dijamah pengunjung.

Perjalanan ke Padamarang ditempuh melalui Pelabuhan Perikanan Kolaka menggunakan kapal dengan waktu tempuh sekitar 90 menit. Setibanya di lokasi, rombongan langsung mengeksplorasi keindahan yang dimiliki pulau konservasi tanpa penduduk tersebut.

Baca juga: Tamasya Air Panas Kea Kea dan Pantai Mahala Bersama Daihatsu Terios

Rombongan Terios 7 Wonders Kolaka bersiap ke Pulau Padamarang Rombongan Terios 7 Wonders Kolaka bersiap ke Pulau Padamarang

Mulai dari hamparan pasir putih, perbukitan, sampai pesona birunya laut yang menawarkan sensasi panorama bawah air begitu indah. Setidaknya ada 16 spesies terumbu karang yang siap memanjakan mata berdampingan dengan 13 spesies ikan, 17 jenis moluska, serta delapan jenis rumput laut.

Rombongan Terios 7 Wonders Magical Adventure Kolaka pun tak menyiayiakan kesempatan untuk fun diving dan snorkling.

Menyelam di Pulau Padamarang Kolaka Menyelam di Pulau Padamarang Kolaka

Boleh dibilang, kekayaan alam bawah laut yang dimiliki Pulau Padamarang tak kalah dengan jajaran laut terkemuka lainnya di Indonesia.

Hanya saja memang perlu perhatian ekstra, terutama dari pemerintah pusat untuk pengelolaannya agar lebih tertata dan terjaga dengan baik. Pasalnya saat rombongan menyentuhkan kaki pertama kali, terlihat masih banyak sampah plastik berserakan.

Menyelam di Pulau Padamarang Kolaka Menyelam di Pulau Padamarang Kolaka

Sesudah menikmati pesona indahnya kehidupan bawah laut di Padamarang, rombongan langsung bertolak ke pabrik penghasil nikel terbesar di Indonesia yang dimiliki PT Aneka Tambang ( Antam). Lokasi ini menjadi spot terakhir pada ekspedisi Terios di 2019.

Tim diajak mengintip sedikit proses tambang dan pengolahan nikel yang juga menjadi salah satu kontributor utama penggerak roda perekonomian masyarakat Kolaka. Tak hanya itu, dikaitkan dengan otomotif, nikel pun menjadi salah satu material utama yang digunakan.

Daihatsu Terios 7 Wonders Daihatsu Terios 7 Wonders

Alasan lain dipilihnya PT Antam dalam destinasi ini dikarenakan ada situs cerobong asap peninggalan Jepang yang masih berdiri tegak. Konon kabarnya cerobong tersebut menjadi salah satu komponen penting pengolahan nikel yang dilakukan Jepang, kala itu.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X