[POPULER OTOMOTIF] Antisipasi Ban Pecah | Kendaraan di Jakarta Terancam Jadi Besi Rongsok

Kompas.com - 18/09/2019, 06:02 WIB
Ilustrasi pecah ban: Kecelakaan tunggal di Tol Jagorawi, Minggu (15/9/2019), karena mobil mengalami pecah ban. ShutterstockIlustrasi pecah ban: Kecelakaan tunggal di Tol Jagorawi, Minggu (15/9/2019), karena mobil mengalami pecah ban.

JAKARTA, KOMPAS.com - Topik yang menjadi populer pada Selasa 17 September 2019, yaitu seputar pembelajaran dari kecelakaan Suzuki APV di Tol Jagorawi. Informasinya membahas soal antisipasi ketika mobil pecah ban di jalan.

Selain itu, jumlah kendaraan yang menunggak pajak di DKI Jakarta juga jumlahnya cukup banyak, yaitu sekitar 2,2 juta unit. Penasaran seperti apa, berikut ini lima berita terpopuler di kanal otomotif pada Selasa 17 September 2019:

1. Belajar Dari Kecelakaan Tol Jagorawi, Begini Antisipasi Ban Pecah

Kecelakaan mobil akibat pecah ban di Ruas tol Jagorawi Kecelakaan mobil akibat pecah ban di Ruas tol Jagorawi

Minggu (15/9/2019) pagi, Suzuki APV bernomor polisi F 1195 DH terguling di Tol Jagorawi Km 36. Kecelakaan tunggal tersebut mengakibatkan 9 orang menjadi korban, 3 orang meninggal di tempat dan 6 orang mengalami luka ringan hingga berat.

Sebelumnya, Kasat Lantas Polres Bogor AKP M Fadli Amri, mengatakan, peristiwa itu berawal ketika mobil berada di lajur 3, dari Bogor mengarah ke Jakarta. Namun di tengah perjalanan, mobil mengalami pecah ban sebelah kanan belakang. Seketika pengemudi kehilangan kendali, hingga membuat mobil oleng ke kiri.

Kecelakaan tak bisa terhindarkan, mobil pun terguling di lajur 1 menjelang masuk gerbang Tol Sentul.

Baca juga: Belajar Dari Kecelakaan Tol Jagorawi, Begini Antisipasi Ban Pecah

2. Sekitar 2 Juta Kendaraan di Jakarta Terancam Jadi Besi Rongsok

Razia mobil di Jalan TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (3/10/2017).KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR Razia mobil di Jalan TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (3/10/2017).

Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) merilis data, yakni 2 juta kendaraan bermotor di DKI Jakarta menunggak pajak. Sekitar 1.500-an terdiri dari mobil dan sepeda motor mewah.

Khusus untuk roda empat jumlah tunggakan mencapai Rp 800 miliar, sementara untuk roda dua dan tiga secara keseluruhan Rp 1,6 triliun.

Apabila pemilik kendaraan yang menunggak pajak itu tidak segera melakukan pelunasan, maka terancam aturan yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 74 dan Peraturan Kapolri Nomor 5 Tahun 2012 Pasal 110.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X