Kebiasaan Isi Bensin Tidak Penuh, Bisa Bikin Tangki Berkarat - Kompas.com

Kebiasaan Isi Bensin Tidak Penuh, Bisa Bikin Tangki Berkarat

Kompas.com - 11/01/2018, 12:05 WIB
Tangki yang korosi akibat sering tidak diisi bahan bakar secara penuh.Fachri Fachrudin Tangki yang korosi akibat sering tidak diisi bahan bakar secara penuh.

Jakarta, KompasOtomotif - Pemilik kendaraan khususnya roda dua, sangat disarankan buat mengisi bahan bakar sampai penuh. Kebiasaan ini guna menghindari kerusakan pada bagian tangki bahan bakar.

Sidik, teknisi di diler Yamaha Deta, Pondok Bambu, Jakarta Timur menjelaskan, tangki bahan bakar yang sering kosong akan terisi oleh udara. Udara di dalam tangki bisa berubah menjadi uap air dan melekat pada dinding tangki bagian dalam. Lambat laun, kondisi itu akan menyebabkan korosi atau karat.

"Karena tangkinya kosong, maka berembun dan menyebabkan karat di bagian dalam tangki," kata Sidik saat ditemui di tempat kerjanya, Selasa (9/1/2018).

Baca juga : Mulai Sekarang Jangan Panaskan Motor di Depan Tembok

Karburator tanpa filter udaraStanly/Otomania Karburator tanpa filter udara
Ia melanjutkan, kerak karat pada dinding tangki akan terjatuh. Jika dibiarkan, akan menumpuk pada saringan yang ada di dalam tangki. Suplai bahan bakar ke karburator atau injeksi pun bisa terhambat.

Selain itu, jika lolos dari saringan yang ada di dalam tangki maka kerak karat bisa masuk ke dalam karburator atau injeksi. Pada kemudiannya membuat mesin sulit dinyalakan karena tertumpuk kotoran. Jika sudah seperti itu, perlu dilakukan pembongkaran untuk membersihkannya.

Baca juga : Tambahan Jok Anak pada Motor, Bijaksana atau Tidak?

Selain itu, karat juga bisa membuat kebocoran pada lapisan tangki. Ini sering didapati pada jenis motor sport yang memiliki tangki di bagian atas. Bila sudah bocor, maka sulit untuk diperbaiki, dan jalan keluar terbaiknya adalah dengan mengganti tangki.


EditorAzwar Ferdian
Komentar
Close Ads X