Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Berapa Konsumsi BBM The President BMW X7?

Kompas.com - 01/01/2023, 10:01 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com – BMW X7 menyajikan dimensi yang terbilang besar dibandingkan SUV BMW lainnya. Menyetir mobil dengan kode bodi G07 ini memang terasa berbeda, lebih percaya diri di jalan.

Mobil yang besar secara psikis terkadang membuat pengendara lebih percaya diri. Namun, memang untuk bermanuver di jalan sempit jadi agak menyulitkan.

Apalagi saat berada di tengah kemacetan, Anda hanya bisa pasrah mengikuti arus kendaraan di depan.

Baca juga: Tanpa QR Code, Beli Solar Subsidi Dibatasi 20 Liter Per Hari

Interior BMW X7KOMPAS.com/DIO DANANJAYA Interior BMW X7

Bicara soal dapur pacu, mobil ini terasa bertenaga. Di atas kertas, The President memakai mesin berkapasitas 2.998 cc 6-silinder yang diusung X7 sanggup hasilkan tenaga 340 Tk dan torsi 450 Nm.

Dengan imbuhan turbo, mesin ini sangat cekatan dalam menghela X7 yang besar. Cukup injak sedikit pedal gas, mobil akan langsung berakselerasi tanpa kesulitan berarti.

Namun, banyak yang penasaran juga dengan konsumsi bahan bakar X7. Meskipun figur ini bukan hal prioritas bagi konsumen mobil premium.

Baca juga: Kejadian Lagi, Mobil Meluncur Akibat Lupa Tarik Rem Tangan

BMW X7KOMPAS.com/DIO DANANJAYA BMW X7

Saat kami coba melewati rute kombinasi di perkotaan dan lancarnya jalan tol dari Jakarta-Bandung-Jakarta, termasuk saat dipakai di medan offroad.

Rupanya angka konsumsi BBM memang bukan keunggulan dari SUV sebesar dan semewah BMW X7. Sebagai catatan, kami mengisi mobil ini dengan BBM RON 95.

Berdasarkan hasil MID, konsumsi BBM kombinasi meraih 6,4 Km per liter, setelah menempuh jarak 401,8 Km. Angka yang terbilang wajar untuk ukuran mobil sebesar X7 dan berkapasitas 3.000 cc.

Baca juga: Land Rover Defender Berjejal Ban 35 Inci Racikan Arctic Trucks

BMW X7KOMPAS.com/DIO DANANJAYA BMW X7

Meski begitu, transmisi 8-percepatan Sport Steptronic yang pintar menurut kami berperan vital untuk menekan konsumsi bahan bakar, sekaligus membuatnya pintar mengolah tenaga pada putaran rendah.

Alhasil, mesin tidak perlu meraung terlalu tinggi dalam kondisi stop and go. Begitu pula saat dijajal di jalan dengan medan yang licin, berbatu, dan terjal.

Mobil terasa mantap saja dipakai untuk merayap pelan atau melaju kencang di berbagai kondisi jalan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.