Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 31/12/2022, 07:02 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com - Tak sedikit orang yang lalai mengaktifkan rem tangan saat parkir mobil. Hal ini bisa berbahaya jika lintasan parkirnya tidak landai.

Seperti yang terlihat dalam video yang diunggah oleh akun Instagram bernama @infocegatansukoharjo, pada Jumat (31/12/2022).

Dalam video tersebut memperlihatkan mobil Toyota Fortuner berwarna putih yang mundur saat hendak parkir di jalan menurun.

Baca juga: Arus Lalu Lintas di Tol Cipali Naik 50 Persen Saat Puncak Natal 2022

Pada video tersebut terlihat sejumlah orang mengejar mobil yang meluncur ke jalan dan berusaha menghentikannya. Pada bagian akhir tayangan, terlihat mobil tersebut berhasil berhenti setelah menabrak tebing di seberang jalan.

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana mengatakan, insiden tersebut bisa terjadi karena dua kemungkinan. Pertama pengemudi lupa mengaktifkan parking brake. Kedua, bisa saja rem parkir tidak bekerja secara maksimal.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by ICS CYBER MEDIA (@infocegatansukoharjo)

“Oleh sebab itu, biasakan berhenti dengan memastikan mengecek semua aksesori dalam kondisi off. Tujuannya untuk mengamankan kendaraan sesuai standar,” ucap Sony saat dihubungi Kompas.com belum lama ini.

Sony juga menyarankan, pengemudi untuk mengaktifkan parking brake sebelum engine off selama 10 detik. Kemudian, lakukan tarik handle parking brake dengan tidak memencet tombol yang ada di ujung tangkai.

“Artinya, harus berbunyi klik 4 sampai 5 kali. Lebih dari itu ada kemungkinan rem sudah tipis atau kabel sudah molor sehingga harus disetel ulang untuk menghindari kejadian seperti pada video,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak Suparna menambahkan, selama parkir pemilik mobil harus mengaktifkan hand brake atau rem tangan agar mobil lebih aman dan tidak bergerak karena ditahan oleh rem tangan tersebut.

“Banyak masyarakat yang enggan untuk menggunakan rem tangan saat berhenti lantaran mereka takut akan berpengaruh atau merusak komponen rem tangan. Kalau terlalu lama memang bisa menyebabkan macet, tetapi kalau tidak terlalu lama tidak menjadi masalah,” ujar Suparna.

Ilustrasi parkir mobilresi.blog.realestate.com.au Ilustrasi parkir mobil

Suparna juga menyarankan agar pemilik kendaraan menghindari memasukkan gigi persneling saat parkir. Meskipun ada sebagian pemilik percaya menggunakan gigi transmisi bisa memperpanjang usia komponen.

Padahal menurutnya, cara tersebut cukup berbahaya pasalnya kadang pengguna kendaraan tidak teliti melakukan persiapan sebelum menyalakan mesin.

Baca juga: Komunitas Honda CB150X Riding Sambil Bikin Agenda 2023

“Saat distarter, mobil bisa tiba-tiba loncat dan bisa menyebabkan terjadinya kecelakaan. Kecuali kalau mobilnya matik memang prosedurnya berbeda, kalau matik posisinya harus pada P. Kalau mobil manual tidak disarankan jika melihat perilaku pengemudi di Indonesia,” kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.