Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sasis Mercedes Benz OH 1626 dan OH 1526, Mana Lebih Nyaman?

Kompas.com - 12/12/2022, 18:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Mercedes Benz OH 1626 menjadi salah satu sasis bus yang banyak digunakan PO di Indonesia. Berdasarkan data Gaikindo, selama Januari-November 2022 tercatat sebanyak 188 unit terjual.

Selain itu, ada juga sasis OH 1526 yang ditawarkan Mercedes Benz dan terjual sebanyak 124 unit selama Januari-November 2022. Kedua sasis bus ini bisa dibilang punya beberapa perbedaan, salah satunya dari kenyamanan.

Sasis OH 1626 sudah dilengkapi dengan suspensi udara dan space frame. Sedangkan OH 1526 masih memakai sistem suspensi per daun dan sasis ladder.

Baca juga: Ini Kelebihan Bus yang Pakai Air Suspension

Bus AKAP baru PO RamayanaDOK. MORODADI PRIMA Bus AKAP baru PO Ramayana

M. Thoyib, Product & Training Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) Bus Sales mengatakan, ada beberapa perbandingan kenyamanan antara OH 1626 dengan OH 1526.

"Air suspension (OH 1626) lebih nyaman dibanding per daun yang juga sudah nyaman," ucap Thoyib kepada Kompas.com, Senin (12/12/2022).

Kemudian air suspension juga lebih senyap, jadi membuat penumpang nyaman selama perjalanan. Sedangkan per daun, butuh perawatan yang baik agar tidak berpotensi bunyi.

Baca juga: Injak Kopling atau Rem Dahulu Saat Kurangi Kecepatan Mobil Manual?


Per daun biasanya punya suara khas, ketika melewati jalan bergelombang seperti keluar suara 'krenyet-krenyet'. Kalau misalnya per daun dirawat dengan baik, maka suara tadi bisa diminimalisir.

"Untuk pengusaha, OH 1626 punya GVW lebih tinggi (16 ton) dibanding OH 1526 (15 ton)," ucap Thoyib.

GVW yang lebih tinggi membuat pengusaha bisa membawa beban lebih banyak. Selain itu, ketika diisi dengan beban, OH 1626 tidak berubah ketinggiannya, berbeda dengan OH 1526.

"Soal harga, OH 1626 lebih mahal karena teknologi yang lebih baik," ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.