Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ada Pengalihan Lalu Lintas Saat Pernikahan Kaesang dan Erina di Solo

Kompas.com - 09/12/2022, 06:32 WIB

SOLO, KOMPAS.com – Kepolisian akan melakukan rekayasa pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono.

Termasuk juga pada prosesi pernikahan, yang kabarnya akan ada rangkaian acara kirab menggunakan kereta kuda menyusuri Jalan Slamet Riyadi menuju Puro Mangkunegaran.

Kepadatan lalu lintas diprediksi bakal terjadi, sebab tamu undangan acara pernikahan batal diantarkan menggunakan kendaraan tradisional, becak dan andong.

Baca juga: Ini yang Menyebabkan Garansi Baterai Innova Zenix Hybrid Hangus

Jelang penikahan putra bungsunya Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono, Presiden Joko Widodo menggelar kumbokarnan di Ndalem Wuryaningratan, Danar Hadi Jalan Slamet Riyadi, Kota Solo, Jawa Tengah pada Minggu (4/12/2022).KOMPAS.COM/Fristin Intan Sulistyowati Jelang penikahan putra bungsunya Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono, Presiden Joko Widodo menggelar kumbokarnan di Ndalem Wuryaningratan, Danar Hadi Jalan Slamet Riyadi, Kota Solo, Jawa Tengah pada Minggu (4/12/2022).

Sebagai gantinya panitia menyiapkan 50 shuttle bus untuk mengantarkan para tamu ke lokasi acara di Pura Mangkunegaran, Solo. Faktor kenyamanan menjadi pertimbangan.

Hal ini diungkap oleh Direktur Lalu Lintas Kepolisian Daerah Jawa Tengah Kombes Pol Agus Suryo Nugroho.

“Setelah dilakukan evaluasi, update terakhir untuk para tamu semua diangkut shuttle bus. Panitia telah menyediakan shuttle bus di dua kantong parkir, Stadion Manahan dan Benteng Vastenburg,” ujar Agus, disitat dari NTMC Polri (8/12/2022).

Baca juga: Subsidi Rp 6,5 Juta buat Motor Listrik Dapat Kritik dari DPR

“Memberikan rasa aman dan nyaman kepada para tamu. Apalagi kalau ternyata pas pelaksanaan, siang panas atau hujan. Jadi akan lebih efektif menggunakan bus,” kata dia.

Nantinya shuttle bus yang mengantar para tamu dari lokasi parkir menuju lokasi acara akan dikawal oleh polisi.

Hal ini dimaksudkan untuk mengurai kemacetan apabila terjadi penumpukan kendaraan di rute yang dilewati.

“Saya jamin tidak ada kemacetan, yang ada adalah kepadatan arus. Apabila nanti saat kirab maupun acara ada kepadatan, maka akan dilakukan pengalihan arus. Untuk bus relawan juga sudah kami atur,” ucap Agus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.