Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 03/12/2022, 14:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - KTM terlihat kurang kompetitif pada MotoGP 2022. Untuk itu, mereka mulai melakukan beberapa peningkatan pada RC16 untuk musim depan. Khususnya, pada bagian aerodinamikanya.

KTM tidak sendirian mengembangkan motor balapnya. Pabrikan asal Austria ini dibantu juga oleh Red Bull Advanced Technologies.

Baca juga: KTM Cari Test Rider Pengganti Pedrosa dan Mika Kallio

Dengan Formula 1 (F1) mengurangi anggarannya, strategi tersebut berdampak juga pada pengurangan jumlah karyawan. Beberapa karyawan di tim F1 pindah ke proyek baru di Red Bull Advanced Technologies.

Miguel Oliveira dan Raul Fernandezwww.motogp.com Miguel Oliveira dan Raul Fernandez

"Ini adalah bisnis kerjasama dan mungkin kami berada di waktu yang tepat dan tempat yang tepat," ujar Francesco Guidotti, Manajer Tim KTM, dikutip dari Crash.net, Sabtu (3/12/2022).

Guidotti mengatakan, KTM harus meningkatkan sisi aerodinamika motor. Sebab, ini menjadi salah satu aspek yang belum digali hingga beberapa tahun lalu.

Baca juga: Bos KTM Percaya Pol Espargaro Bakal Bangkit di KTM

"Jadi, tentunya kami memiliki margin untuk meningkat di sana dan perjanjian baru dengan Red Bull Technologies membantu kami. Kami harap di Sepang, kami memiliki sesuatu yang baru untuk dites," kata Guidotti.

Pebalap Red Bull KTM Factory Racing, Brad Binder (kanan) memacu sepeda motornya saat sesi latihan bebas 1 MotoGP seri Pertamina Grand Prix of Indonesia 2022 di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, NTB, Jumat (18/3/2022). Quartararo dan Morbidelli menempati posisi dua teratas dalam hasil gabungan latihan bebas alias free practice (FP) 1 dan 2 MotoGP Mandalika.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Pebalap Red Bull KTM Factory Racing, Brad Binder (kanan) memacu sepeda motornya saat sesi latihan bebas 1 MotoGP seri Pertamina Grand Prix of Indonesia 2022 di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, NTB, Jumat (18/3/2022). Quartararo dan Morbidelli menempati posisi dua teratas dalam hasil gabungan latihan bebas alias free practice (FP) 1 dan 2 MotoGP Mandalika.

Guidotti mengatakan, karyawan Red Bull juga bekerja secara dekat dengan tim desain MotoGP KTM untuk menerapkan pengetahuan soal aerodinamika di F1.

"Bukan hanya soal wheelie, aerodinamika memiliki efek di mana saja sekarang. Khususnya, dengan ride height device dan efisiensi aerodinamika itu sendiri ketika ketinggian motor berubah," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.