Kompas.com - 18/11/2022, 18:51 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Dewasa ini sejumlah wilayah di Indonesia mulai memasuki musim penghujan dengan intensitas cukup tinggi. Bahkan dalam wilayah tertentu, kondisi itu disertai oleh angin kencang sampai banjir.

Khusus pemilik atau pengemudi yang masih aktif beraktifitas bersama mobil, dengan kondisi tersebut maka baiknya mengetahui berbagai aspek berkemudi saat curah hujan agar menghindari masalah-masalah tertentu.

Termasuk, keharusan mencuci mobil agar potensi dampak yang timbul bisa tereduksi, terkhusus dari sektor eksteriornya.

Baca juga: Rahasia Auto2000 Perbaiki Cat Bodi Mobil Tanpa Belang

Petugas Polda Metro Jaya melaksanakan pengamanan dan pengaturan lalu lintas imbas genangan air sekitar 40 cm di Tol JORR mengarah Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (6/10/2022). ANTARA/Instagram/@TMCPoldaMetroJaya Petugas Polda Metro Jaya melaksanakan pengamanan dan pengaturan lalu lintas imbas genangan air sekitar 40 cm di Tol JORR mengarah Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (6/10/2022). ANTARA/Instagram/@TMCPoldaMetroJaya

"Air hujan yang dibiarkan mengering sendiri dan terus berulang membuat bodi dan kaca rentan timbul jamur," kata Pronanda Sultan selaku Kepala Bengkel Body & Paint Auto2000 Palembang, Sumatera Selatan beberapa waktu lalu.

Hal ini, tambahnya, karena kandungan PH atau tingkat keasaman yang terdapat di air hujan berbeda dengan air tanah, sehingga menyebabkan jamur di kaca maupun bodi kendaraan jika dibiarkan.

Memang terdengar agak merepotkan, tapi keuntungan dari segera mencuci mobil atau membilas mobil sehabis hujan akan nyata terasa dalam waktu singkat. Sebab, bodi mobil terhindar dari jamur.

"Saat melakukan proses pencucian atau membilas mobil setelah terguyur hujan, pastikan menggunakan air yang bersih atau bukan air tampungan hujan," kata dia.

Baca juga: Belajar Teknik Eco Driving pada Mobil Transmisi Manual

Cuci mobil hidrolikKOMPAS.com/Gilang Cuci mobil hidrolik

Hal tersebut guna sekalian mengikis kotoran yang menempel selama perjalanan. Pilih juga shampo khusus mobil dengan kualitas terbaik.

Walau murah, jangan pernah menggunakan sabun cuci piring untuk cuci permukaan bodi mobil Anda, sebab dapat berdampak pada keawetan cat yang dapat menurun," kata Pronanda lagi.

Setelah mobil disabuni merata, ulangi lagi proses menyiram atau bilas seluruh permukaan bodi dari atas sampai bawah dengan air bersih. Pastikan tak ada sisa busa sabun yang tersisa.

Baca juga: Pemerintah Mulai Kembalikan Pinjaman Mobil Listrik KTT G20

Setelah itu, pemilik atau pengendara wajib mengeringkan seluruh permukaan bodi mobil, kaca, grill, bumper, dan lainnya di eksterior mobil. Pilih lap chamois berukuran besar untuk proses pengeringan tersebut.

"Jika tidak rajin cuci mobil di musim hujan seperti sekarang maka siap-siap saja bodi mobil akan kusam karena terdapat jamur dari hasil air hujan yang mengering," katanya lagi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.