Begini Cara Aman Bawa Mobil Transmisi Matik buat Pemula

Kompas.com - 05/10/2022, 12:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Meski terkesan mudah, mengemudikan mobil transmisi matik juga butuh ketelitian dan pelatihan yang sama layaknya belajar membawa mobil transmisi manual.

Hal ini juga berlaku bagi pengemudi mobil yang sebelumnya sudah terbiasa mengemudikan mobil manual. Banyak anggapan bahwa seseorang yang sudah mahir mengemudikan mobil manual, maka juga akan mahir dalam mengoperasikan mobil matik.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Geber Mobil Matik Nonstop Bikin Transmisi Cepat Rusak?

Padahal, hal tersebut tidak benar. Banyak kejadian pengemudi salah menginjak pedal, atau menginjak pedal rem pada mobil matik dengan kaki kiri. Hal ini dapat membahayakan pengemudi dan juga pengguna jalan yang lain.

Roslianna Ginting, Training Director dari The Real Driving Center (RDC) memaparkan ada setidaknya tiga hal yang perlu diperhatikan oleh pengemudi mobil matik pemula, agar dapat meminimalisir potensi kecelakaan lalu lintas.

Tombol Shift Lock pada mobil matik gunanya memindahkan posisi 
tuas gigi saat mesin mobil matiDicky Aditya Wijaya Tombol Shift Lock pada mobil matik gunanya memindahkan posisi tuas gigi saat mesin mobil mati

1. Gunakan satu kaki yaitu kaki kanan untuk pengoperasian pedal

Roslianna menjelaskan, posisi kaki yang salah bisa berbahaya, khususnya jika pengemudi tidak sengaja menekan kedua pedal atau menekan pedal yang salah.

"Jangan pernah menggunakan kaki kiri di rem bila mengemudi (mobil) matik. Ini berbahaya untuk keselamatan Anda," ucap Roslianna kepada Kompas.com, Selasa (4/10/2022).

Baca juga: Harga Oli Mobil Transmisi Matik Oktober 2022

2. Jangan sembarangan memindahkan transmisi ke netral saat mobil sedang dioperasikan

Pengemudi mobil manual maupun matik ada yang memiliki kebiasaan memindahkan transmisi ke netral, misalnya saat kontur jalan menurun. Ini merupakan kebiasaan yang berbahaya.

"Memindahkan transmisi ke netral saat di turunan. menuruni bukit atau dalam keadaan lain dalam mode netral dapat berpotensi berbahaya. Tindakan ini dapat mengakibatkan hilangnya kontrol yang Anda miliki terhadap kendaraan," ucap dia.

3. Jangan memindahkan transmisi saat mobil masih bergerak

Roslianna menjelaskan, jangan memindahkan transmisi, misalnya dari P ke R saat kendaraan masih bergerak maju atau saat mobil masih bergerak mundur.

"Mengubah transmisi ketika kendaraan Anda belum berhenti total berpengarug buruk untuk komponen transmisi kendaraan yang akan membuat gearbox aus dengan cepat," ujar Roslianna.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.